Dark/Light Mode

Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (13)

Menegakkan Kejujuran Akademik

Jumat, 8 Agustus 2025 06:22 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Ia tidak pernah mencampuradukkan satu karya dengan karya lain tanpa mengidentifikasi dan sekaligus mencantumkan identitas yang punya karya. Contoh lain, kitab-kitab Al-Thabari, baik di dalam Tafsirnya (Tafsir al-Thabari) maupun kitab Tarekh-nya (Tarikh Imam wa al-Muluk). Terkadang hanya satu informasi pendek tetapi harus ditulis berulang-ulang karena informasi itu disampaikan oleh banyak jalur dan semua jalur itu dicantumkan di dalam tulisan.

Rosenthal juga menyebut Ibn Sina dalam menulis berbagai karyanya sangat disiplin. Dalam menulis karya agungnya, Kitab al-Syifa’, Ibn Sina selalu mencantumkan sumber-sumber pengambilannya. Jika ia tidak tahu atau lupa sumber informasinya, ia meminta maaf kepada orang-orang yang menjadi sumber informasi itu. Ilmuwan Muslim, menurut Rosenthal, sangat tawadhu (humble).

Baca juga : Belajar Pendekatan Praktis Dari Nabi: Ilmu Medis

Ia tidak pernah mengklaim karya orang lain sebagai karyanya. Ini semua dilakukan karena berhubungan dengan tauhid, bahwa Allah Swt Maha Tahu terhadap apa yang dilakukan hamba-Nya.  Menjiplak atau memplagiasi karya orang lain sama dengan mencuri, yang dalam Islam selain pelanggaran hukum juga akan mengaburkan jiwa dan sulit mendapatkan cahaya Ilahi.

Rosenthal membandingkan ilmuwan Muslim dengan ilmuwan dan filosof Yunani klasik seperti Plato, Aristoteles, dan lain-lain, jauh berbeda. Rosenthal menyebut sejumlah karya Plato dan Aristoteles yang diyakini bukan hasil pemikirannya, tetapi tertuang di dalam bukunya, tanpa ia mencantumkan sumber-sumber pengambilannya.

Baca juga : Pengalaman Dari Irano-Semit dan Afro-Erasia

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Jumat, 8 Agustus 2025 dengan judul "Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (13) Menegakkan Kejujuran Akademik"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.