Dark/Light Mode

Kajian Teosofi (9)

Alam Mitsal

Rabu, 11 Maret 2026 05:56 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Pemuda itu berharap Rasulullah memohonkan ampun kepada Allah atas dosa besarnya sebagaimana isyarat ayat tersebut. Namun Rasulullah telah wafat. Inilah yang membuat pemuda itu terus meratap.

Menjelang subuh, penjaga makam Rasulullah bermimpi didatangi oleh Nabi yang berkata: “Fabasysyirhu annallāha qad ghafara lahu” (Gembirakanlah pemuda itu, karena Allah telah mengampuninya).

Baca juga : Alam Jabarut dan Ilmu Martabat Tujuh

Mendengar penjelasan itu, para sahabat teringat sabda Nabi bahwa siapa pun yang bermimpi melihat beliau, maka sesungguhnya dialah yang dilihat, karena setan tidak dapat menyerupai beliau. Satu-satunya wajah yang tidak dapat dipalsukan oleh Iblis adalah wajah Nabi.

Pemuda itu tampaknya bukan pemuda sembarangan. Setidaknya ia pernah mendengar hadis Nabi tentang mimpi. Setelah mendengar penjelasan tersebut dari para sahabat, ia langsung berhenti meratap. Mungkin juga di dalam hatinya ada bisikan misterius yang menenangkannya untuk berhenti menangis, karena di sekitar rumah Rasulullah memang banyak menyimpan misteri.

Baca juga : Alam Jabarut

Pertanyaan yang kemudian muncul dari peristiwa tersebut adalah: bagaimana Rasulullah dapat mendengar ratapan dari dalam kubur sementara orang lain tidak mendengarnya? 

Bagaimana pula Nabi dapat memahami bahwa ada seorang pemuda yang meratapi dosa besarnya di dekat makam beliau, bahkan sampai menjamin bahwa dosanya telah diampuni Allah?

Baca juga : Derajat dan Keunggulan Manusia

Kekuatan apa yang dimiliki Nabi sehingga mampu mendengar dan memahami sesuatu yang bagi orang lain merupakan wilayah alam gaib? Apakah hanya Nabi yang dapat mengakses alam gaib? Nantikan dalam tulisan berikutnya.

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Rabu, 11 Maret 2026 dengan judul "Kajian Teosofi (9) Alam Mitsal"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.