Dark/Light Mode
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Etika Politik Nabi Muhammad SAW (52)
Mencegah Permufakatan Jahat
Tausiah Politik
Sebelumnya
Lalu Nabi mengatakan: Ya Allah, saksikanlah, orang yang menyaksikan menyampaikan kepada orang yang tidak hadir. Karena boleh jadi yang menyampaikan kepada yang disampaikan lebih paham terhadap hal ini.
Baca juga : Merintis Toleransi (2)
Lalu Nabi mengatakan: Jangan sekali-kali kalian kembali menjadi kafir lalu saling pukul-memukul (bunuh membunuh) satu sama lain. (HR Baihaqi, Al-Sunan al-Kubra, Jilid 8, hal.19).
Baca juga : Merintis Toleransi (1)
Dari Riwayat ini menyiratkan, betapa pentingnya kekompakan antara sesama umat Islam, dan betapa tercelanya permufakatan jahat antara sesama umat Islam, yang dianalogikannya sebagai orang kafir yang saling membunuh satu sama lain.
Baca juga : Mengapresiasi Pluralitas (2)
Ia menegaskan bahwa: “Sesungguhnya darah kalian, harta kalian, kehormatan kalian, jiwa dan raga kalian, semuanya haram seperti haramnya hari ini, di bulan ini.” Tidak boleh melakukan pembunuhan, termasuk pembunuhan karakter dengan cara menyampaikan aib saudaranya sendiri.**
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.