Dark/Light Mode

Keajaiban Silaturrahim (4)

Silaturrahim Dengan Flora (1)

Minggu, 9 Mei 2021 05:00 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Fauna dan flora ciptaan Tuhan untuk memfasilitasi kapasi­tas manusia sebagai hamba dan khalifah. Manusia seyogyanya menjalin komunika­si atau silaturrahim dengan fauna dan flo­ra. Nabi Muhammad SAW sangat mencintai tanaman dan pepohonan. Banyak sekali hadis yang menganjurkan umatnya untuk menanam.

Salah satu di antara hadis itu ialah: ”Seandainya sudah pasti besok terjadi hari kiamat tetaplah menanam pohon”. Dalam hadis lain dikatakan tiada seba­tang rumput yang ditanam lalu dimakan binatang melainkan menjadi shadaqah bagi yang bersangkutan. Nabi juga pernah marah dan melarang sahabatnya membunuh makhluk hidup dengan cara membakar api. Ia mengatakan hanya Allah SWT yang berhak menyiksa dengan api.

Baca juga : Silaturrahim Dengan Fauna (2)

Pesan Nabi kepada para prajurit­nya sebelum turun di medan perang: “Jangan merusak tanaman dan pepo­honan”. Nabi juga mengingatkan kalau seseorang melewati tanaman saat menuju masjid maka tanakan itu berselawat dan mendoakan yang bersangkutan.

Dalam sebuah hadis shahih dijelas­kan bahwa suatu ketika Nabi pernah melewati pemakaman Baqi dan tiba-tiba berhenti di dua pemakaman baru. Di tanya oleh sahabat yang mengikuti­nya, kenapa berhenti di sini, lalu Nabi kembali bertanya siapa penghuni kedua makam baru ini?

Baca juga : Silaturrahim Dengan Fauna (1)

Dijawab sendiri oleh Nabi bahwa kedua penghuni maqam ini sedang disiksa. Yang pertama disiksa lantaran tidak bersih ketika ia mem­buang air kecil dan yang kedua disiksa karena provokator, suka menciptakan keonaran di dalam masyarakat semasa hidupnya. Nabi lalu mengambil set­angkai pohon lalu ditancapkan di atas makam itu. Nabi berkata sepanjang tangkai pohon ini masih segar maka sepanjang itu akan diringankan siksaan orang ini.

Ada hasil penelitian di Jepang me­laporkan bahwa pohon angrek yang dipelihara oleh majikan dengan penuh kasih sayang jauh lebih indah kem­bangnya ketimbang pohon angrek yang dipelihara tukang kembun.(*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.