Dark/Light Mode
Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Fauna dan flora ciptaan Tuhan untuk memfasilitasi kapasitas manusia sebagai hamba dan khalifah. Manusia seyogyanya menjalin komunikasi atau silaturrahim dengan fauna dan flora. Nabi Muhammad SAW sangat mencintai tanaman dan pepohonan. Banyak sekali hadis yang menganjurkan umatnya untuk menanam.
Salah satu di antara hadis itu ialah: ”Seandainya sudah pasti besok terjadi hari kiamat tetaplah menanam pohon”. Dalam hadis lain dikatakan tiada sebatang rumput yang ditanam lalu dimakan binatang melainkan menjadi shadaqah bagi yang bersangkutan. Nabi juga pernah marah dan melarang sahabatnya membunuh makhluk hidup dengan cara membakar api. Ia mengatakan hanya Allah SWT yang berhak menyiksa dengan api.
Baca juga : Silaturrahim Dengan Fauna (2)
Pesan Nabi kepada para prajuritnya sebelum turun di medan perang: “Jangan merusak tanaman dan pepohonan”. Nabi juga mengingatkan kalau seseorang melewati tanaman saat menuju masjid maka tanakan itu berselawat dan mendoakan yang bersangkutan.
Dalam sebuah hadis shahih dijelaskan bahwa suatu ketika Nabi pernah melewati pemakaman Baqi dan tiba-tiba berhenti di dua pemakaman baru. Di tanya oleh sahabat yang mengikutinya, kenapa berhenti di sini, lalu Nabi kembali bertanya siapa penghuni kedua makam baru ini?
Baca juga : Silaturrahim Dengan Fauna (1)
Dijawab sendiri oleh Nabi bahwa kedua penghuni maqam ini sedang disiksa. Yang pertama disiksa lantaran tidak bersih ketika ia membuang air kecil dan yang kedua disiksa karena provokator, suka menciptakan keonaran di dalam masyarakat semasa hidupnya. Nabi lalu mengambil setangkai pohon lalu ditancapkan di atas makam itu. Nabi berkata sepanjang tangkai pohon ini masih segar maka sepanjang itu akan diringankan siksaan orang ini.
Ada hasil penelitian di Jepang melaporkan bahwa pohon angrek yang dipelihara oleh majikan dengan penuh kasih sayang jauh lebih indah kembangnya ketimbang pohon angrek yang dipelihara tukang kembun.(*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.