Dark/Light Mode
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
Tausiah Politik
Sebelumnya
Namun, langkah-langkah tersebut hanya merupakan strategi meraih kemenangan yang lebih besar dan lebih permanen. Akhirnya, keseluruhan perjuangan Nabi berhasil dengan menakjubkan.
Baca juga : Mencontoh Kenegarawan Nabi SAW (2)
Tindakan-tindakan Nabi seperti hijrah dan menyetujui perjanjian damai yang ganjil sama sekali tidak bisa diartikan langkah pengecut, seperti yang sering dituduhkan kalangan orientalis, bahwa acapkali tindakan Nabi mengambil penyelamatan diri sendiri dan melakukan pembiaran terhadap umatnya.
Baca juga : Mencontoh Kenegarawan Nabi (1)
Yang sering diangkat ialah kasus hijrahnya Nabi ke Yatsrib (Madinah), bisa diartikan tindakan pengecut jika dilakukan tanpa perhitungan matang. Akan tetapi jika itu melalui pertimbangan dan perhitungan cermat, apalagi didukung petunjuk wahyu, maka tindakan itu sama sekali bukan tindakan pengecut.(*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.