Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Kesehatan memanfaatkan teknologi carbon cool yang didesain menjadi set rompi penurun suhu untuk penanganan kasus heat stroke pada jemaah haji di Armuzna.
Rompi itu juga akan digunakan petugas kesehatan sebagai tindakan pencegahan. “Rompi penurun suhu ini merupakan inovasi pelayanan kesehatan di musim haji tahun ini," terang Kepala Pusat Kesehatan Haji, dr Budi Sylvana.
Baca juga : Rakernas PDIP Cair Dan Guyub, Puan: Partai Harus Solid
Sebanyak 10 Jaket sudah disiapkan untuk petugas musim haji 2022, sementara 20 jaket disiapkan untuk pertolongan pertama pada jemaah heat stroke.
Tim dokter Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah, sekaligus tim peneliti Suzy Indharty mengatakan, pengukuran suhu dan tanda vital jemaah menjadi parameter dalam penggunaan rompi set ini.
Baca juga : Ini Profil Pemain Argentina Yang Gabung Bersama Persita
Suhu diukur secara berkelanjutan, dan akan dihentikan setelah suhu pasien turun mencapai 38 derajat, untuk kemudian diberikan terapi standar lainnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya