Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
IJN Jadi RS Pertama Tanamkan Pacu Jantung Tanpa Kabel Dua Ruang
Kamis, 5 Juni 2025 13:21 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Institut Jantung Negara (IJN) telah mencetak sejarah di dunia medis, dengan menjadi pusat pertama di Asia Tenggara yang berhasil menanamkan sistem pacu jantung tanpa kabel dua ruang di dunia, yaitu AVEIR™ DR dari Abbott.
Disetujui FDA pada Juni 2023, AVEIR DR menawarkan pilihan inovatif untuk mengobati pasien yang mengalami detak jantung lambat atau tidak teratur.
"IJN terus menetapkan standar baru dalam perawatan jantung di Malaysia dan di luar negeri. Perangkat pacu jantung tanpa kabel dua ruang yang revolusioner ini akan mengubah cara kami merawat pasien saat ini dan menciptakan peluang besar untuk menjangkau lebih banyak orang," kata Senior Konsultan Kardiologi dan Direktur Klinis – Elektrofisiologi Intervensional dan Perangkat Implan, Datuk Dr.Azlan dalam keterangannya, Kamis (5/6/2025).
Baca juga : Apical Fasilitasi Perbaikan Jembatan dan Jalan di Dumai Riau
Azlan menambahkan, dengan menghilangkan kabel tradisional (leads) dan kantong bedah, sistem tanpa kabel ini secara signifikan mengurangi risiko komplikasi seperti infeksi, pergeseran kabel, atau penyumbatan pembuluh darah.
AVEIR™ DR memungkinkan sinkronisasi irama jantung yang lebih alami dan meningkatkan kualitas hidup, terutama bagi pasien yang berisiko lebih tinggi terhadap sistem konvensional.
Sistem AVEIR™ DR menggunakan dua alat pacu jantung miniatur, masing-masing berukuran sekitar sepersepuluh dari perangkat konvensional, yang ditanam langsung ke dalam atrium kanan dan ventrikel jantung.
Baca juga : Rayakan 75 Tahun Hubungan Diplomasi Sambil Nobar Film
Inti dari sistem ini adalah teknologi komunikasi eksklusif i2i (implant-to-implant) milik Abbott, yang memungkinkan sinkronisasi nirkabel secara real-time antara dua perangkat menggunakan pulsa frekuensi tinggi yang dihantarkan melalui aliran darah dalam tubuh.
Teknologi ini tidak hanya memungkinkan koordinasi detak demi detak, tetapi juga memperpanjang usia pakai perangkat dengan mengonsumsi daya baterai yang jauh lebih sedikit dibandingkan metode nirkabel tradisional seperti Bluetooth® atau sinyal frekuensi radio.
"Teknologi baru ini membuka kemungkinan baru bagi penderita gangguan irama jantung. Sistem AVEIR™ DR juga dirancang untuk memberikan analisis pacing secara real-time, memungkinkan dokter memastikan penempatan perangkat yang tepat selama prosedur sebelum ditanamkan ke dalam bilik jantung," ujar Azlan.
Baca juga : Dubes RI Untuk Jepang Heri Akhmadi Resmikan Patung Soekarno Bersama Ketua DPR
Ia menambahkan, inovasi ini secara langsung menjawab kebutuhan pasien dengan bradikardia dan meningkatkan kualitas hidup melalui solusi sepenuhnya tanpa kabel.
Di IJN, inovasi bukan hanya soal teknologi baru, tetapi tentang menciptakan dampak nyata. Implantasi AVEIR™ DR merupakan lompatan besar dalam perawatan jantung, yang semakin memperkuat peran IJN sebagai pemimpin regional.
"Penyakit kardiovaskular masih menjadi tantangan nasional, kami percaya bahwa kesadaran, intervensi dini, dan solusi mutakhir harus berjalan beriringan,” ujar Chief Executive Officer IJN, Prof. Dato’ Sri Dr. Mohamed Ezani Md Taib.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya