Dark/Light Mode
- BPDP Perkuat Sinergi Pemkab untuk Percepat Program Perkebunan Rakyat
- Marc Klok dan Beckham Berjaya di Kompetisi Asia
- Persija Langsung Hadapi Borneo dan Persib di 2 Laga Awal
- Jaksa Siapkan 303 Saksi di Kasus Kuota Haji, Vonis Yaqut Desember 2026
- BNN Dorong Ketamin Masuk Narkotika Usai Sita 800 Kg di Natuna
Sebelumnya
Lusi menilai, orangtua perlu punya waktu sendiri (me time) yang berkualitas, untuk menghilangkan depresi di tengah berbagai pekerjaan yang menumpuk saat pandemi sekarang ini.
Baca juga : Selama Pandemi Covid-19, Banyak Anak Stres, Orangtua Ngeluh
"Me time ini ada korelasinya dengan privasi. Baik orangtua dan anak, perlu punya waktu sendiri. Yang paling sederhana adalah tidur. Itu juga me time lho. Pokoknya, carilah cara yang paling nyaman, lantas terapkan. Misalnya miracle of breathing, mengolah pikiran, perasaan," tambahnya.
Baca juga : Nyaris Bunuh Diri Karena Video Ariel
Sebenarnya, lanjut Lusi, bagi yang beragama Islam, sudah diwarisi ajaran oleh para nabi untuk ini. "Puasa dan shalat itu, kalau dipraktekkan dengan baik, kecerdasan emosi kita akan terlatih dengan baik. Bukan hanya 'mengobati' psikis, bahkan bisa menjadi obat dan mengatasi keluhan fisik kita," tandasnya.
Baca juga : Trump Nolak Stimulus Ekonomi, Rupiah Melesat
Me time ini juga bisa diaktualisasikan dengan bersosialisasi. Tapi karena pandemi, bentuk bersosialisasi seperti kongkow-kongkow harus dihindari. Ini penting, agar tetap bisa menjaga jarak, demi memutus rantai penyebaran Covid. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.