Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
- Chelsea Vs Tottenham Hotspur, Derby Sarat Kepentingan
- Moto3 Australia, Veda Ogah Ngotot Di Phillip Island
- KBRI Paris Minta WNI Waspadai Demo Lanjutan di Prancis: Perhatikan Jam Malam
- Polda Metro Ciduk Dua Tersangka Pengiriman 26 Jeriken Merkuri Ke Burkina Faso
RM.id Rakyat Merdeka - Setiap orang yang pernah terinfeksi Covid-19, berpeluang kambuh. Angka kemungkinannya mencapai 4,3 dari 10 ribu kasus sembuh atau sekitar 0,004 persen.
Info ini disampaikan Prof. dr. Menaldi Rasmin, Sp.P(K) dalam webinar HUT Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dan peringatan Hari Paru Sedunia, Minggu (26/9).
Baca juga : Kabar Baik Dan Kurang Baik
"Angka kambuhnya 0,004 persen. Kecil ya? Kecil kalau kena orang lain. Kalau kena diri sendiri, ya kaget juga. Jadi, jangan pernah menganggap 0,004 persen itu kecil," ujar Prof. Menaldi, yang juga menjabat Guru Besar Tetap Bidang Ilmu Pulmonologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).
Hasil riset global menunjukkan, 39 persen penyintas yang kambuh memiliki sedikitnya 1 komorbid.
Baca juga : Hadapi Norma Baru, Kebijakan Pengendalian Covid Kudu Konsisten
Sejauh ini, ada 4 komorbid yang paling sering dijumpai dalam kasus Covid-19. Yakni hipertensi, diabetes mellitus atau kencing manis, penyakit jantung menahun, dan penyakit ginjal.
"Jadi, kalau Anda punya 1 saja komorbid, kita punya peluang kambuh walaupun sudah sembuh dari Covid-19," cetus Prof. Menaldi yang pernah menjadi Ketua Konsil Kedokteran Indonesia.
Baca juga : Hati-hati, Anak Belum Divaksin Tapi Sudah PTM, Pulang-pulang Bisa Bawa Covid-19
Karena itu, meski telah beristirahat 14 hari pasca 2 kali negatif PCR, Prof. Menaldi menyarankan penyintas Covid-19 untuk kontrol. Terutama bila mengalami keluhan seperti rasa bingung, pernapasan, tekanan darah atau lainnya.
"Tanyakan pada dokter, apa yang dirasakan dan dikeluhkan. Ini penting untuk mencegah kekambuhan," katanya. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya