Dewan Pers

Dark/Light Mode

Bicara Kesehatan & Ekonomi

3 Jurus Kapolri Jinakkan Covid-19 Di Pulau Dewata

Senin, 30 Agustus 2021 07:13 WIB
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kiri) bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan) dan Gubernur Bali Wayan Koster (tengah) berjalan bersama saat meninjau tempat isolasi terpusat (isoter) di Grand Inna Bali Beach Sanur, Denpasar, Bali, Minggu (29/8/2021). (Foto: Antara/Nyoman Hendra Wibowo)
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kiri) bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan) dan Gubernur Bali Wayan Koster (tengah) berjalan bersama saat meninjau tempat isolasi terpusat (isoter) di Grand Inna Bali Beach Sanur, Denpasar, Bali, Minggu (29/8/2021). (Foto: Antara/Nyoman Hendra Wibowo)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bali terus memperkuat penerapan strategi pengendalian Covid-19, demi menjamin kesehatan masyarakat.

Dengan begitu, aktivitas perekonomian warga di Pulau Dewata yang terpukul akibat pandemi virus Corona akan terus tumbuh. Arahan itu disampaikan Sigit saat memimpin rapat dengan Forkopimda Bali, bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, kemarin.

Berita Terkait : Kapolri Minta Strategi Pengendalian Covid-19 Di Bali Diperkuat

“Dengan kesehatan masyarakat yang terjaga maka pertumbuhan ekonomi di Bali juga akan semakin tumbuh,” ujar Sigit.

Dibeberkan mantan Kapolda Banten itu, di tengah pandemi Covid-19, perekonomian Indonesia sudah mulai tumbuh sebesar 7,07 persen. Perekonomian Bali sendiri juga mulai tumbuh sebesar 2,83 persen.

Berita Terkait : Kasus Covid Terendah Se-Indonesia, Kapolri Apresiasi Penanganan Covid-19 Di Papua Barat

Dia pun memaparkan tiga strategi pengendalian Covid-19. Ketiganya adalah disiplin protokol kesehatan ketat dengan menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak), memperkuat 3T (tracing, testing, dan treatment), serta percepatan program vaksinasi massal.

Selain memperkuat strategi tersebut, Sigit juga meminta Forkopimda memaksimalkan kebijakan penyekatan. Mulai dari penyekatan antar provinsi, kabupaten/kota, dan pembatasan mobilitas dan aktivitas masyarakat.

Berita Terkait : Tinjau Venue PON Di Mimika, Kapolri Pastikan Prokes Dan Pengamanan

Baik melalui pintu masuk transportasi udara, yakni penyekatan di Bandara Ngurah Rai, serta melalui pintu masuk transportasi laut, yakni penyekatan di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk dan Pelabuhan Lembar-Padangbai.
 Selanjutnya