Dewan Pers

Dark/Light Mode

Hakim Nilai Samin Tan Korban Pemerasan Eni Saragih

Senin, 30 Agustus 2021 15:58 WIB
Pemilik PT Borneo Lumbung Energi dan Metal. (Foto: Tedy Kroen/Rakyat Merdeka)
Pemilik PT Borneo Lumbung Energi dan Metal. (Foto: Tedy Kroen/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan vonis bebas terhadap pemilik PT Borneo Lumbung Energi dan Metal (PT BLEM), Samin Tan.

Dalam pertimbangannya, majelis hakim menilai Samin Tan merupakan korban pemerasan mantan Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Golkar, Eni Maulani Saragih. Eni membutuhkan uang untuk kepentingan suaminya, Al Khadziq, yang berlaga di Pilkada Kabupaten Temanggung.

Berita Terkait : Varian Baru, Mesin Kecemasan Baru

Majelis hakim menegaskan, Eni tidak punya kewenangan terkait dengan permasalahan pemutusan PKP2B Generasi 3 antara PT AKT dengan Kementerian ESDM di Kalimantan Tengah.

"Yang punya kewenangan Menteri ESDM. Terdakwa korban pemerasan," ujar hakim Teguh Santosa, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (30/8).

Berita Terkait : Samperin Kantor Taliban, Retno Sampaikan Pesan Ini

Selain itu, kata Teguh, Samin Tan selaku pemberi gratifikasi belum diatur dalam UU Tipikor, yang diatur adalah pegawai negeri atau penyelenggara negara yang tidak jujur karena telah menerima sesuatu dalam batas waktu 30 hari tidak melaporkan kepada KPK sesuai Pasal 12 B. Sehingga, karena Eni tidak melaporkan, maka diancam dalam Pasal 12 B.

"Pasal 12 B bukan delik suap melainkan gratifikasi, maka sangat tidak mungkin sekali dalam hal gratifikasi itu diadakan pidana bagi yang memberikan. Tindakan pemberi gratifikasi belum diatur dalam UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20 Tahun 2001 tentang UU Tipikor," beber hakim Teguh.

Berita Terkait : Airlangga: Kolaborasi Kunci Pemulihan Ekonomi Nasional

Samin Tan sebelumnya didakwa memberikan uang suap sebesar Rp 5 miliar kepada Eni Maulani Saragih.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut majelis hakim menjatuhkan hukuman 3 tahun pidana penjara dan denda Rp 250 juta subsider empat bulan kurungan terhadap Samin Tan. [OKT]