Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dugaan Kasus Robohnya Proyek SMAN 96 Jakarta
DPRD: Pembangunan Digarap Terburu-buru
Rabu, 24 November 2021 07:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Penyebab robohnya proyek rehabilitasi gedung Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 96 Cengkareng, Jakarta Barat, mulai terungkap. Salah satunya, diduga akibat pembangunan yang dilakukan terburu-buru.
Ketua Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Iman Satria mengungkapkan, dugaan sementara robohnya proyek senilai Rp 33 miliar tersebut karena waktu pelaksanaan rehab gedung yang sangat sempit. Waktu rehabilitasi SMAN 96 dipatok selesai 3,5 bulan, mulai dari 1 September dan harus selesai 18 Desember 2021.
Baca juga : Hakim Ingatkan Jaksa Jangan Asal Terapkan Hukum
“Ini kayaknya masalah waktu. Dengan sisa waktu 25 hari lagi, pembangunan harus beres. Menurut saya kerjanya jadi terburu-buru, apalagi di musim hujan, pengerjaan banyak berhentinya,” kata Iman, di Jakarta, kemarin.
Politisi Gerindra ini meminta Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mengevaluasi teknis pelaksanaan rehabilitasi seluruh gedung sekolah. Mulai dari lelang hingga durasi waktu pengerjaan agar proses pengerjaan tidak buru-buru.
Baca juga : Kasus Positif Naik 612, Jakarta Ranking 1, Papua Barat Masuk 5 Besar
“Saya nanti mau coba terapkan. Kalau sudah lewat bulan Juni, sebaiknya proyek jangan dikerjakan. Minimal pengerjaan rehab itu enam bulan,” terangnya.
Anggota Komisi E DPRD DKI, Basri Baco mengimbau Disdik DKI lebih matang dan cepat dalam menyusun perencanaan sehingga proses pembangunan mendapat waktu lebih banyak.
Baca juga : Pendidikan Jadi Fundamen Pembangunan Daerah
“Jangan orang dikasih waktu 3,5 bulan. Padahal ada rentang waktu setahun. Kan, persiapan sudah dilakukan saat proyek diajukan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Paling nggak, pembangunan itu enam bulan,” ujarnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya