Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dugaan Kasus Robohnya Proyek SMAN 96 Jakarta
DPRD: Pembangunan Digarap Terburu-buru
Rabu, 24 November 2021 07:10 WIB
Sebelumnya
“Saya tidak bisa komentar dahulu. Karena ini masih dalam penyelidikan. Tunggu hasil dari Puslabfor apa penyebab utama kerobohan ini. Semua speknya sudah pasti sesuai dengan RKS (Rencana kerja dan syarat-syarat) ya,” terang Nur Samsul.
35 Sekolah Rusak
Baca juga : Hakim Ingatkan Jaksa Jangan Asal Terapkan Hukum
Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan wilayah 2 Abdul Rachem mengungkapkan, 15 dari 35 sekolah mengalami kerusakan pada struktur bangunan sehingga 15 sekolah itu harus direnovasi total. Sedangkan 20 sekolah lainnya mengalami kerusakan di bagian atap, lantai, dan dinding, dan memerlukan renovasi berat.
“Kalau sudah (kerusakan) struktur bangunan, harus (renovasi) total,” kata Rachem, belum lama ini.
Baca juga : Kasus Positif Naik 612, Jakarta Ranking 1, Papua Barat Masuk 5 Besar
35 sekolah tersebut dari tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK. Sebagian gedung yang rusak tersebut menjadi tanggung jawab Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan wilayah 2 yang meliputi enam kecamatan. Yaitu Setiabudi, Pancoran, Mampang Prapatan, Pasar Minggu, Tebet, dan Kebayoran Baru.
Rachem merinci, 15 sekolah yang rusak telah direkomendasikan untuk direnovasi total meliputi 7 SD, 6 SMP, serta masing-masing 1 SMA, dan SMK. Ia menjelaskan, anggaran untuk merenovasi total sekolah-sekolah tersebut berasal dari Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta.
Baca juga : Pendidikan Jadi Fundamen Pembangunan Daerah
“Renovasi total keseluruhan itu anggaran ada di Dinas, pelaksanaannya juga di Dinas. Tapi kalau renovasi berat itu adanya di Sudin, seperti mengganti atap, dinding, dan lantai,” ujar dia.
Meski diajukan untuk direnovasi total tahun ini, perbaikan 15 sekolah itu harus tertunda karena anggaran dialihkan untuk penaganan Covid-19. [DRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya