Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Jelang Nataru Harga Pangan Diramal Naik 5 Persen
Harga Cabe Makin Pedes
Jumat, 10 Desember 2021 06:45 WIB
Sebelumnya
“Khusus ketersediaan beras, Dinas KPKP DKI melakukan monitoring di 95 lokasi secara rutin yang terdiri dari distributor, agen dan toko,” terangnya.
Suharini menambahkan, BUMD di klaster pangan juga memiliki sistem yang terintegrasi dengan sistem pangan di Dinas KPKP.
Baca juga : Penjualan Mobil Naik 71 Persen, Senyum Menperin Makin Lebar
“Dinas KPKP memiliki 20 orang enumerator yang khusus memonitor dan mendata terkait pasokan, stok hingga harga pangan di tingkat pedagang seluruh wilayah,” imbuhnya.
Cabe Dan Migor Mahal
Baca juga : Syarief Hasan Minta Pasokan Dan Harga Pangan Stabil
Berdasarkan informasi dari laman infopangan.jakarta.go.id, kemarin, harga semua jenis cabe makin pedas. Sedangkan, harga minyak goreng (migor) curah belum menunjukkan pergerakan harga. Yakni, tertahan di Rp 19 ribu per liter.
Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Abdullah Mansuri mengatakan, meski ada kenaikan harga, sejauh ini permintaan pangan di pasaran belum tinggi.
Baca juga : Listyo Bawa Angin Segar
“Biasanya kenaikan permintaan di Nataru itu mulai masuk di tanggal 10 Desember sampai akhir tahun, bahkan hingga awal tahun,” kata Mansuri, di Jakarta, kemarin.
Dia menyebutkan, komoditi pangan yang perlu mendapatkan perhatian yakni cabe, daging sapi, daging ayam, telur dan bawang merah.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya