Dewan Pers

Dark/Light Mode

Jelang Nataru Harga Pangan Diramal Naik 5 Persen

Harga Cabe Makin Pedes

Jumat, 10 Desember 2021 06:45 WIB
Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) harga semua jenis cabe makin pedas. (Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya)
Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) harga semua jenis cabe makin pedas. (Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya)

RM.id  Rakyat Merdeka - Harga pangan di Ibu Kota menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) diprediksi mengalami kenaikan. Namun begitu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjamin ketersediaan komoditas strategis mencukupi.

Kebutuhan komoditas pangan strategis tersebut antara lain, beras, bawang merah, bawang putih, cabe keriting, cabe rawit merah, daging sapi/kerbau, daging ayam ras, telur ayam ras, gula pasir dan minyak goreng.

Berita Terkait : Penjualan Mobil Naik 71 Persen, Senyum Menperin Makin Lebar

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan (KPKP) DKI Jakarta, Suharini Eliawati memprediksi, kebutuhan pangan strategis naik sekitar tiga sampai lima persen pada saat Nataru. Prediksi itu didasarkan pada data dan kajian tahunan, pemantauan lapa ngan, koordinasi dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pangan, dan daerah pemasok.

“Untuk menghitung kebutuhan pangan strategis di Jakarta tetap mengacu pada jumlah penduduk yang tinggal di Jakarta sekitar 10,6 juta orang. Kebutuhan itu yang kami siapkan untuk Nataru,” ujarnya, di Jakarta, Kamis (9/12).

Berita Terkait : Syarief Hasan Minta Pasokan Dan Harga Pangan Stabil

Soal kenaikan harga cabe, Suharini menjelaskan, dipicu pengaruh musim hujan dan tingginya permintaan di daerah produsen.

“Kenaikan harga ini masih dalam batas normal. Sehingga, kami prediksi tidak sampai memberatkan masyarakat,” kata Suharini.

Berita Terkait : Listyo Bawa Angin Segar

Dinas KPKP melakukan berbagai upaya untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan. Di antaranya, koordinasi dengan Pemerintah Pusat, Satuan Tugas Pangan, dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Selain itu, Dinas KPKP memantau dan menginformasikan stok dan harga pangan melalui Sistem Informasi Ketahanan Pangan (SIKP). Sistem ini terintegrasi dengan Informasi Pangan Jakarta.
 Selanjutnya