Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
- Chelsea Vs Tottenham Hotspur, Derby Sarat Kepentingan
- Moto3 Australia, Veda Ogah Ngotot Di Phillip Island
- KBRI Paris Minta WNI Waspadai Demo Lanjutan di Prancis: Perhatikan Jam Malam
- Polda Metro Ciduk Dua Tersangka Pengiriman 26 Jeriken Merkuri Ke Burkina Faso
RM.id Rakyat Merdeka - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau para khatib menyelipkan doa kedamaian dan kemaslahatan bangsa saat pelaksanaan shalat Idul Fitri 1440 H, Rabu (5/6).
Khatib juga diharapkan mendoakan Indonesia tetap aman, dan jauh dari rasa permusuhan yang bisa mengoyak kebersamaan kita sebagai bangsa. "Agar para elitnya diberi kekuatan untuk membangun kebersamaan dan menahan diri dari perpecahan," kata Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Niam Sholeh dalam keterangan tertulisnya kepada Redaksi, Selasa (4/6).
Baca juga : Paham Karakter Sirkuit, The Doctor Yakin Menang
Hakekat idul fitri dikatakan Niam adalah kesediaan untuk berbagi permaafan sebelum orang memintanya. Karena katanya, saling memaafkan adalah kunci untuk merajut tali silaturahmi. "Hakekat silaturrahmi adalah menyambungkan tali persaudaraan yang pernah terputus. Terputus karena jarak, karena kesalahpahaman, karena pemilu, dan karena sebab apapun. Kita wajib menyambung kembali untuk mewujudkan persaudaraan sejati, tanpa iri dan caci maki," ujarnya.
Khatib juga dikatakan Niam diharapkan menyampaikan pentingnya umat Islam memperkokoh persaudaraan, baik persaudaraan sesama umat (ukhuwwah Islamiyah), persaudaraan sebangsa (ukhuwwuh wathaniyyah) maupun persaudaraan sesama manusia (ukhuwwah Insaniyah).
Baca juga : Warga Desak Hapus Perizinan Tambang
"Tidak ada lagi sekat yang memisahkan, terutama faktor psikologis akibat sisa-sisa pemilu. Saatnya merajut kebersamaan untuk kemaslahatan bersama. Kerugian bangsa lain yang pecah akibat konflik harus dijadikan pelajaran berharga agar kita tidak jatuh pada kondisi yang sama," kata Niam.
Kepada seluruh umat Islam yang akan melaksanakan perayaan Idul Fitri 1440 H, Niam juga menghimbau untuk melaksanakan zakat fitrah demi mensucikan diri.
Baca juga : PM Mahathir Berkomitmen Eratkan China Dan Malaysia
"Yang sedang liburan di tempat wisata dan sanak keluarga, tetap menjaga ketentuan agama, menjalankan kewajiban shalat dan lainnya serta menghindarkan diri dari hal yang dilarang," tutup Niam. [IPL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya