Dark/Light Mode

Program Baru Berjalan 5 Persen

Sudah Diimingi Duit, Warga Masih Malas Pilah Sampah

Senin, 13 Desember 2021 07:00 WIB
Warga mengumpulkan sampah yang akan dikonversi ke dalam buku tabungan di Jakarta. (Foto: Putu Wahyu Rama/RM)
Warga mengumpulkan sampah yang akan dikonversi ke dalam buku tabungan di Jakarta. (Foto: Putu Wahyu Rama/RM)

 Sebelumnya 
“Warga yang belum melakukan bisa mengikuti jejak tetangganya untuk ikut kegiatan ini,” imbau Ati.

Sebelumnya, Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Dhany Sukma mengajak warganya menekan produksi sampah dimulai dari lingkungan rumah. Caranya, dengan melakukan pemilahan dan pemanfaatan ulang supaya sampah tersebut bisa direduksi dengan baik.

Baca juga : HNW: Pemerintah Dan DPR Wajib Jalankan Putusan MK

“Sampah kalau dikelola dengan baik akan membawa berkah melalui bank sampah. Jika sampah bisa dikelola kenapa harus dibuang. Lebih baik dimanfaatkan sehingga mempunyai nilai ekonomis,” kata Dhany.

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat juga mengajak seluruh perusahaan di wilayah tersebut mendaur ulang sampah organik menjadi barang yang bisa digunakan. Hal tersebut dilakukan guna mengurangi volume sampah yang dihasilkan setiap lingkungan perkantoran ataupun perusahaan.

Baca juga : Cegah Lonjakan Covid, Menkominfo Ajak Warga Kurangi Mobilitas Selama Nataru

“Kami mengimbau, mengajak, agar sampah bisa dimanfaatkan ulang demi mengurangi jumlah sampah yang dibuang,” kata Kasi Pengawas dan Pengenda­lian Dampak Lingkungan dan Kebersihan pada Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat Kamin Karsono.

Aturannya, setiap perusahaan wajib memisahkan jenis sampah antara organik dan non-organik. Nantinya, sampah non-organik bisa diolah kembali atau diberikan ke pihak ketiga untuk didaur ulang.

Baca juga : Kota Batu Diterjang Banjir Bandang, Khofifah Minta Warga Jatim Stop Buang Sampah Ke Sungai

Sedangkan sampah organik yang umumnya berbahan dedaunan, langsung dimanfaatkan untuk pembuatan pupuk atau komposting.

Dengan upaya ini, Kamin yakin jumlah sampah yang dikirim ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang bisa berkurang.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.