Dark/Light Mode

Program Baru Berjalan 5 Persen

Sudah Diimingi Duit, Warga Masih Malas Pilah Sampah

Senin, 13 Desember 2021 07:00 WIB
Warga mengumpulkan sampah yang akan dikonversi ke dalam buku tabungan di Jakarta. (Foto: Putu Wahyu Rama/RM)
Warga mengumpulkan sampah yang akan dikonversi ke dalam buku tabungan di Jakarta. (Foto: Putu Wahyu Rama/RM)

 Sebelumnya 
“Tujuan utamanya untuk mengurangi jumlah sampah di Bantargebang agar tidak menumpuk,” imbuhnya.

Untuk diketahui, wilayah Jakarta Barat bisa memproduksi sampah sebanyak 1.000 ton sampai 1.400 ton per hari. Mayoritas sampah berasal dari wilayah rumah tangga dan perkantoran.

Baca juga : HNW: Pemerintah Dan DPR Wajib Jalankan Putusan MK

Jadi Uang

PT Plasticpay Teknologi Daurulang, sebuah platform digital berbasis sosial digital, menyediakan Reverse Vending Machine (RVM) atau mesin otomatis penukar botol plastik bekas dengan uang. Masyarakat bisa langsung menguangkan botol bekas mereka melalui mesin tersebut.

Baca juga : Cegah Lonjakan Covid, Menkominfo Ajak Warga Kurangi Mobilitas Selama Nataru

Chief Executive Officer (CEO) Plasticpay Suhendra Setiadi menuturkan, pihaknya memiliki ratusan titik Plasticpay Dropbox di area Jabodetabek, dan akan terus ditingkatkan sampai akhir 2021.

“Pusat perbelanjaan dan minimarket menjadi target pemasangan RVM berikutnya. Kami melihat tempat-tempat tersebut memiliki potensi yang lebih besar dalam menghasilkan sampah botol plastik,” ujarnya,

Baca juga : Kota Batu Diterjang Banjir Bandang, Khofifah Minta Warga Jatim Stop Buang Sampah Ke Sungai

Plasticpay nantinya akan terus menambah jumlah RVM dan juga Plasticpay Dropbox yang saat ini sudah terpasang sebanyak 200 unit. Targetnya, hingga akhir 2021 akan dipasang 10 unit RVM dan 300 unit dropbox.

“Kami bisa mulai menerapkan gaya hidup minim sampah, memilah sampah dari rumah, serta menukarkan sampah botol plastik melalui fasilitas yang kami sediakan sehingga bisa menghasilkan uang,” kata Suhendra. [OSP]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.