Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Program Baru Berjalan 5 Persen
Sudah Diimingi Duit, Warga Masih Malas Pilah Sampah
Senin, 13 Desember 2021 07:00 WIB
Sebelumnya
“Tujuan utamanya untuk mengurangi jumlah sampah di Bantargebang agar tidak menumpuk,” imbuhnya.
Untuk diketahui, wilayah Jakarta Barat bisa memproduksi sampah sebanyak 1.000 ton sampai 1.400 ton per hari. Mayoritas sampah berasal dari wilayah rumah tangga dan perkantoran.
Baca juga : HNW: Pemerintah Dan DPR Wajib Jalankan Putusan MK
Jadi Uang
PT Plasticpay Teknologi Daurulang, sebuah platform digital berbasis sosial digital, menyediakan Reverse Vending Machine (RVM) atau mesin otomatis penukar botol plastik bekas dengan uang. Masyarakat bisa langsung menguangkan botol bekas mereka melalui mesin tersebut.
Baca juga : Cegah Lonjakan Covid, Menkominfo Ajak Warga Kurangi Mobilitas Selama Nataru
Chief Executive Officer (CEO) Plasticpay Suhendra Setiadi menuturkan, pihaknya memiliki ratusan titik Plasticpay Dropbox di area Jabodetabek, dan akan terus ditingkatkan sampai akhir 2021.
“Pusat perbelanjaan dan minimarket menjadi target pemasangan RVM berikutnya. Kami melihat tempat-tempat tersebut memiliki potensi yang lebih besar dalam menghasilkan sampah botol plastik,” ujarnya,
Plasticpay nantinya akan terus menambah jumlah RVM dan juga Plasticpay Dropbox yang saat ini sudah terpasang sebanyak 200 unit. Targetnya, hingga akhir 2021 akan dipasang 10 unit RVM dan 300 unit dropbox.
“Kami bisa mulai menerapkan gaya hidup minim sampah, memilah sampah dari rumah, serta menukarkan sampah botol plastik melalui fasilitas yang kami sediakan sehingga bisa menghasilkan uang,” kata Suhendra. [OSP]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya