Dark/Light Mode

Sepanjang Operasi Ketupat 2019, 113 Nyawa Melayang Akibat Kecelakaan Lalu Lintas

Sabtu, 8 Juni 2019 14:29 WIB
Sepanjang Operasi Ketupat 2019, 113 Nyawa Melayang Akibat Kecelakaan Lalu Lintas

RM.id  Rakyat Merdeka - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat 113 orang meninggal dunia selama pelaksanaan Operasi Ketupat pada arus mudik 2019.

Operasi Ketupat dimulai pada 29 Mei hingga 7 Juni. Dalam periode itu, Korlantas juga mencatat sebanyak 78 orang mengalami luka berat dan 555 orang mengalami luka ringan dalam kecelakaan lalu lintas.

Baca juga : 2019, Mabes Polri: Tingkat Kecelakaan Lalin Turun 61%

Untuk jumlah kecelakaan, Korlantas mencatat sebanyak 471 kejadian hingga H+1 Lebaran kemarin. Jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar 63 persen dibanding tahun lalu yang tercatat sebanyak 1.288 kejadian.

Sedangkan untuk kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut, tercatat sebesar Rp 183.450.000. Jumlah itu turun 66 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebesar Rp 271.150.000.

Baca juga : Kementan: Harga Bawang Merah Berangsur Turun

Ketua Harian Posko Nasional Angkutan Lebaran Terpadu I Nyoman Sukayadnya mengatakan, turunnya jumlah kecelakaan selama arus mudik lebaran tahun ini salah satunya disebabkan karena adanya perubahan karakter para pemudik dalam berkendara. Masyarakat dinilai telah memiliki kesadaran terkait pentingnya keselamatan dalam berkendara.

"Tidak ada kecelakaan yang signifikan, berarti masyarakat sudah sadar pentingnya keselamatan, tidak ada muatan di atas, juga teman-teman pengguna sepeda motor yang satu sepeda motor sampai empat orang saya lihat tidak ada," tutur Sukayadnya, Sabtu (8/6). [OKT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.