Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ketua DPRD Kritik Pemprov DKI
Kampung Susun Bayam Kok Bukan Buat Warga Tergusur
Minggu, 16 Januari 2022 07:00 WIB
Sebelumnya
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan, pembangunan Kampung Susun Bayam akan selesai Maret 2022 dan akan berada di kawasan JIS.
Sebanyak 135 unit rumah akan dibangun dalam proyek kampung susun itu. Harapannya, kawasan JIS tidak hanya sebagai stadion dan aktivitas olahraga.
“Ini tidak hanya menjadi ikon Jakarta, tapi akan menjadi kebanggaan kita memiliki stadion olahraga sepak bola berkelas internasional dan tidak kalah dengan stadion yang sudah ada di dunia ini,” kata Riza.
Baca juga : Mulai Hari Ini, DKI Dan Seluruh Wilayah Penyangga Berstatus Level 2
Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan, harus ada koordinasi dengan PT KAI terkait warga gusuran Kampung Bayam yang bertahan dengan mendirikan bedeng di pinggir rel kereta.
Sebab, tidak mungkin langsung ada penindakan represif kepada warga yang bermukim di sana.
“Kami buka dialog terus. Saya harap ini juga bisa dicarikan solusi bersama, pengertian di lokasi tersebut bahaya dan bukan peruntukkannya harus dimengerti semua pihak,” katanya.
Baca juga : Cegah Omicron, Pemprov DKI Larang Pesta Tahun Baru
Menurut Ali, masih ada beberapa Rusun yang lebih layak untuk tempat warga tinggal. Penataan Kampung Bayam masuk ke dalam penataan beberapa kampung di Jakarta Utara.
Oleh karena itu, Kampung Bayam nanti akan dibangun dengan konsep susun. Sementara ini dalam proses persiapan untuk pembangunan dan sudah didata untuk para warga yang akan menghuni.
Dengan demikian, warga diharapkan bisa bersabar karena proses pembangunannya segera dilakukan.
Baca juga : Pemprov DKI Kirim Bantuan Logistik Korban Erupsi Semeru
“Sabar saja, nanti juga mereka akan mendapat fasilitas yang memang terdata sejak awal,” imbuhnya. [OSP]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya