Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
DPRD DKI Tunggu Kerja Nyata Anies
Kasian Warga, Air PAM Keruh Dan Sering Ngadat
Jumat, 25 Maret 2022 07:30 WIB
Sebelumnya
Masa Transisi
Direktur Utama PAM Jaya, Syamsul Bachri Yusuf memastikan, layanan tidak akan terganggu selama masa transisi pengelolaan air Jakarta. Pada 1 Februari 2022, Perumda PAM Jaya sudah memulai proses pengambilalihan pengelolaan air dari tangan mitra swasta PT Aetra dan Palyja.
Baca juga : Ajak Parlemen Dunia Kerja Sama Atasi Covid, Puan Banjir Pujian
Syamsul menjelaskan, proses peralihan pengelolaan air minum di Jakarta akan berlangsung selama setahun hingga ditangani sepenuhnya oleh PAM Jaya pada 1 Februari 2023.
“Kami berharap tidak ada gangguan pasokan kepada pelanggan dan itu juga goals kami,” kata Syamsul di Jakarta, baru-baru ini.
Masa transisi ini dijadwalkan enam bulan, mulai Februari hingga Agustus 2022. Pada masa itu, perusahaan air minum itu akan fokus pada peralihan operasional dan aset. Sebagian besar karyawan PAM Jaya yang diperbantukan di Aetra dan Palyja akan ditarik kembali ke BUMD DKI Jakarta tersebut.
Mengenai nasib karyawan lain yang dipekerjakan langsung oleh PT Aetra dan Palyja, Syamsul mengatakan akan dibahas lagi karena menyangkut regulasi Pemerintah. Semua aset yang dikuasai mitra swasta akan kembali ke PAM Jaya karena aset itu masih menjadi milik BUMD DKI tersebut. [OSP]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya