Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Realisasi Di Ibu Kota Masih Rendah
Migor Gratis Ampuh Rayu Warga Vaksinasi Booster
Senin, 28 Maret 2022 07:30 WIB
Sebelumnya
“Agar tidak terjadi lonjakan kasus serta meminimalisasi gejala berat pada pasien yang terinfeksi Covid-19, pemberian vaksin booster minimal 50 persen warga,” kata Dicky.
Dia yakin gelombang ketiga Covid-19 di Ibu Kota pada Februari 2022 bukan yang terakhir. Dia juga yakin Omicron bukan varian terakhir yang melanda dunia.
“Masih akan terjadi gelombang-gelombang berikutnya. Virus juga akan terus bermutasi. Untuk itu, booster penting diberikan,” lanjutnya.
Baca juga : Ditreskrimsus Polda Metro Gelar Vaksinasi Booster Di GBK
Kegiatan ibadah Ramadan, kata Dicky, tidak memerlukan pembatasan yang terlalu ketat jika Pemprov DKI bisa meredam lonjakan kasus saat ini. Dan, bisa mempercepat capaian vaksinasi booster.
Soal pelonggaran mudik, Dicky meminta, moda transportasi pemudik harus memperkuat prokes. Memperbaiki atau meningkatkan kualitas sirkulasi atau ventilasi udara kendaraan lebih baik.
“Bagaimana pun kita harus melihat situasi global meski saat ini kasus di Indonesia melandai. Tapi harus kita ketahui bahwa Covid-19 ini belum berakhir,” ingatnya.
Baca juga : Komisi VI Dukung Subsidi Migor Curah Rp 14 Ribu Per Liter
Dia berharap, Pemerintah membangun literasi sejak dini kepada warga. Yakni, membangun pemahaman bahwa pandemi belum berakhir dan masih ada potensi varian baru Covid-19.
Ia mengingatkan Pemerintah agar dalam membuat aturan harus jelas. Misalnya, orang yang boleh mudik harus yang sudah vaksinasi penuh, tidak bergejala dan tidak kontak dengan kasus aktif.
Kemudian, perlu diperjelas apakah perlu dibatasi pada daerah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.
Baca juga : Dies Natalis Ke-66, IPDN Gelar Gebyar Vaksinasi Booster Di Jatinangor
“Tidak bisa kasus Covid-19 di daerah digeneralisasi. Pemerintah mesti melihat kesiapan masing-masing daerah,” ujarnya. [OSP]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya