Dewan Pers

Dark/Light Mode

Blusukan Ke Pasar Induk Kramat Jati, Anies Pastikan Stok Pangan Aman

Rabu, 27 April 2022 12:57 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan meninjau, ketersediaan stok pangan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (27/4). Anies pun memastikan stok pangan aman.

Dalam peninjauan itu, Anies didampingi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Satgas Pangan DKI Jakarta.

“Barusan tadi meninjau ketersediaan pangan menjelang lebaran di Pasar Induk Kramat Jati. Hasil peninjauan kali ini terbukti bahwa kondisi ketersediaan komoditas pangan di Jakarta tercukupi,” ujar Anies.

Berita Terkait : Jalan Anies Makin Lapang

Menurut dia, beberapa harga komoditas mengalami penurunan. Adapun penurunan harga pangan terjadi pada komoditas cabe merah keriting, cabe merah TW, cabe rawit merah dan bawang merah. Selain itu, harga terpantau stabil untuk komoditas beras, daging sapi, telur ayam, gula pasir dan LPG 3 kg.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, kondisi pangan di Jakarta aman 5 hari menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujar Anies.

Anies menjelaskan, sejumlah upaya Pemprov DKI Jakarta dalam menjaga kestabilan ketersediaan dan harga pangan di Ibu Kota. Pertama, pendistribusian pangan subsidi untuk masyarakat tertentu. 

Berita Terkait : Seminggu Jelang Lebaran, Pertamina Pastikan Pasokan BBM Dan LPG Aman

Bahan pangan yang didistribusikan adalah beras 5 kg, daging sapi 1 kg, daging ayam 1 kg, susu UHT 24 kotak, ikan kembung 1 kg, telur setara 1 kg, dengan harga beli masyarakat Rp 126.000.

Jumlah penerima manfaatnya pangan subsidi terdiri dari buruh: 49.234 orang, guru honorer: 33.659 orang, kader PKK: 15.215 orang, lansia: 107.573 orang, PHL/PPSU: 51.436 orang, KJP: 816.690 orang, disabilitas: 14.459 orang, penghuni Rusun : 31.000 orang, dan KAJ: 10.993 orang.

Kedua, kata Anies, melalui kerja sama dengan BUMN, antara lain PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) untuk menyalurkan minyak goreng curah sebanyak 192.000 liter dengan harga sesuai HET Rp 14.000 per liter bagi pedagang dan pelaku usaha kecil di 12 lokasi pasar tradisional lingkup Perumda Pasar Jaya. Kerja sama juga dilakukan dengan Bulog Divre Jakarta Banten untuk penyediaan daging kerbau beku sebagai alternatif lain dari daging sapi.

Berita Terkait : Jelang Lebaran, Kementan Pastikan Stok Pangan Aman

Ketiga, memastikan ketersediaan pangan melalui optimalisasi BUMD dengan melakukan kerja sama antardaerah yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta melalui BUMD Pangan (PT Food Station Tjipinang Jaya, Perumda Dharma Jaya dan Perumda Pasar Jaya).

Keempat, kata dia, optimasiliasi titik distribusi pangan yang dikelola Perumda Pasar Jaya di 5 kota dan 1 kabupaten. Kelima, melaksanakan kegiatan bazar pangan di tingkat kelurahan, kecamatan dan walikota.

Keenam, lanjut Anies, bekerja sama dengan Polda Metro Jaya terkait kegiatan pengawasan penyediaan serta pendistribusian pangan serta penegakan hukum terkait pelangggaran yang terjadi.  “Selain itu, berkoordinasi bersama Pemerintah Pusat terkait kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan ketersediaan pasokan serta kestabilan harga, terutama saat menjelang Idulfitri 2022,” tukasnya. [DIT]