Dark/Light Mode

Proyek Kampung Susun Dipatok Rampung September 2022

JIS Akan Berdampingan Dengan Pertanian Kota

Senin, 9 Mei 2022 07:30 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/hp).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/hp).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memulai pembangunan Kampung Susun Bayam di Kawasan Jakarta International Stadium (JIS). Hunian tersebut bakal ditempati 135 kepala keluarga (KK) eks warga setempat yang akan dipekerjakan di stadion kebanggaan warga Ibu Kota tersebut.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Susun Bayam, Sabtu (7/5).

“Hari ini (sabtu 7/5), kita mulai babak baru pencanangan Kampung Susun Bayam. Proses pembangunan ada urutannya. Bagi yang menjalani pembangunan akan terasa lama, tapi sesudah terbangun akan menjadi sebuah tempat Bapak dan Ibu menorehkan sejarah panjang di masa depan,” terang Anies.

Baca juga : PBNU Dukung Program Pemerintah Berdayakan Petani Sawit

Anies menegaskan, keberadaan Kampung Susun Bayam tidak akan menghilangkan penghidupan atau mata pencaharian warga. Di mana sebelumnya warga banyak berprofesi sebagai petani perkotaan atau urban farmer.

“Ini akan menjadi contoh, stadion bertaraf internasional berdampingan dengan masyarakat petani perkotaan,” katanya.

Anies berharap, proyek pemukiman seluas 11,8 hektare tersebut dikerjakan tepat pembiayaan, waktu dan kualitas, sehingga pada September 2022, pembangunannya sudah selesai.

Baca juga : Anies Jangan Sampai Kehilangan Panggung

Kampung Susun Bayam terdiri dari 3 blok atau gedung dengan 4 lantai. Hunian ini diperuntukkan untuk 135 KK. Selain itu juga terdapat 3 unit hunian khusus difabel. Tiap hunian memiliki luas 36 meter persegi terdiri dari dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur, ruang keluarga, balkon dan tempat menjemur pakaian.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo, Widi Amanasto mengungkapkan, ada 135 KK warga Kampung Bayam bekerja di JIS.

“Beberapa di antaranya ada yang menjadi tenaga operasional di sini (stadion), mulai dari sekuriti, kebersihan, teknisi, housekeeping, dan lain-lain,” ujar Widi Amanasto kepada wartawan, Jumat (22/10/21).

Baca juga : Skuad Garuda Mulai Adaptasi Dengan Arena Pertandingan

Untuk diketahui, total warga Kampung Bayam semula sekitar 642 KK. PT Jakpro memberikan opsi kepada mereka, apakah ingin direlokasi ke rusun atau pindah dengan uang ganti untung. Hasilnya, sebagian menolak pindah ke rusun dan memilih opsi ganti untung dan mencari tempat tinggal sendiri.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.