Dark/Light Mode

Ironis, Tersingkir Karena Alasan Kalah Usia

Siswi Berprestasi Gagal Masuk Sekolah Favorit

Rabu, 29 Juni 2022 07:30 WIB
Petugas melayani warga yang berkonsultasi tentang pendaftaran daring Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2022 untuk zonasi tingkat sekolah dasar (SD) di Posko Pelayanan PPDB Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (14/6/2022). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa).
Petugas melayani warga yang berkonsultasi tentang pendaftaran daring Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2022 untuk zonasi tingkat sekolah dasar (SD) di Posko Pelayanan PPDB Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (14/6/2022). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa).

 Sebelumnya 
Kepala Disdik DKI Jakarta Nahdiana mengatakan, pihaknya menyediakan jalur PPBD bersama untuk menyiasati kurangnya sekolah negeri di Jakarta pada Jalur Zonasi dan PPBD Jakarta 2022 jenjang SMA-SMK.

Pada jalur ini, Calon Peserta Didik Baru (CPDB) dapat sekolah di SMA atau SMK swasta dengan gratis biaya sekolah dan bebas pungutan selama 3 tahun.

Baca juga : 5 Alasan Kenapa Dunia Masih Berstatus Pandemi Covid-19

PPDB Bersama adalah mekanisme PPDB Jakarta 2022 jalur afirmasi dengan pelibatan SMA dan SMK swasta. PPDB Bersama dibuka di jenjang SMA dan SMK untuk calon siswa pemegang KJP Plus dan PIP.

“Dari 2020, kami mengantisipasi bagi anak-anak yang rawan putus sekolah saat tidak bisa diterima di negeri, (Pemda DKI) Jakarta kasih pembiayaan bantuan,” kata Nahdiana dalam kanal YouTube Kemdikbud RI, Kamis (16/6).

Baca juga : Kemenag Berikan Beasiswa Santri Berprestasi Anak Disabilitas

Ada 108 SMA swasta dengan kuota 3.500 kursi. Dan 152 SMK swasta dengan 3.409 kursi yang tersedia untuk Calon Peserta Didik Baru (CPDB) di PPDB Bersama 2022 Jakarta.

Nahdiana mengatakan, masuk sekolah negeri bagi CPDB dan orangtua juga terkait biaya gratis dan standarisasi mutu. Untuk itu, ada indikator tertentu untuk pemilihan sekolah swasta yang masuk mekanisme PPDB Jakarta yang memungkinkan pengajaran di sekolah negeri dan swasta, sama.

Baca juga : Mbappe Bisa Gagal Ke Madrid

Nahdiana menjelaskan, pada 2021, ada 766 anak yang masuk 64 sekolah swasta dengan biaya sekolah gratis selama 3 tahun. Pada tahun ini, ada 6.909 kursi kuota PPDB Bersama untuk SMA dan SMK.

“Ini yang kami upayakan agar anak punya kesempatan sekolah yang sama. Di Jakarta, harapannya sekolah swasta ini harus diminati masyarakat,” imbuhnya. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.