Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Penonton Berjubel, Grand Launching JIS Meriah
Tragedi Tribun Roboh Kudu Segera Diaudit
Selasa, 26 Juli 2022 07:30 WIB
Sebelumnya
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk mengecek semua sarana dan prasarana JIS. Hal tersebut harus dilakukan untuk memastikan kejadian seperti itu tidak terjadi lagi di kemudian hari.
Anies bangga pembangunan JIS selesai. Sebab, stadion berkelas internasional ini 100 persen dibangun oleh anak bangsa.
“Setelah sekian tahun menunggu, akhirnya hari ini mimpi itu terwujud. Inilah stadion kita,” katanya.
Baca juga : Grand Launching JIS Bakal Meriah, Ada Laga Persija, Ada Dewa 19
Anies menyebut, modal utama pembangunan JIS ini adalah dukungan dari The Jakmania. Lima tahun lalu, dirinya berjanji akan menghadirkan stadion berkelas dunia untuk Persija. Dan, berkat dukungan serta kepercayaan The Jakmania, JIS akhirnya terwujud.
“Hari ini saya serahkan Jakarta International Stadium kepada The Jak, kepada warga Jakarta, kepada masyarakat Indonesia. Jaga stadion ini baik-baik,” pesannya.
Anies mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan berperan dalam pembangunan JIS.
Baca juga : Resmikan Kantor Baru, Ajaib Group Dukung Pemerintah Terus Pacu Perkembangan Digital
“Juga kepada Pemerintah Pusat, terutama Pak Presiden Jokowi, yang telah memungkinkan pembangunan stadion ini berjalan dengan lancar,” tandasnya.
Ketua Umum The Jakmania Dicky Sumarno mengatakan, kejadian robohnya pagar ini harus menjadi pelajaran buat Jakpro. “Karakter penonton bola berbeda dengan masyarakat umum. Kami (supporter) bisa 100 kali lipat energinya buat nonton. Saya harap ini jadi pembelajaran yang bagus,” kata dia di tempat yang sama.
Dicky bersyukur kejadian ini bukan saat liga 1 berlangsung. “Untung pas grand launching, bukan pas liga mulai, kalau nggak, Persija kena denda,” ujarnya.
Baca juga : Penyidikan Rampung, Andi Merya Nur Segera Disidang
Selain itu, Dicky menyoroti belum ada steger di tribun. Menurutnya, fasilitas itu dibutuhkan koordinator suporter untuk mengarahkan dan mengatur anggotanya. “Ini menjadi evaluasi kita bersama ke depannya,” tandasnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya