Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Progres Pembangunan Baru 40 Persen
DPRD Dorong DKI Kebut 4 Proyek Rumah Pompa
Rabu, 7 September 2022 07:30 WIB
Sebelumnya
Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Yusmada Faizal menuturkan, kondisi alam Jakarta yang berada di daerah cekungan, serta dialiri 13 sungai, membuat Pemprov DKI Jakarta harus terus aktif beradaptasi dan melakukan mitigasi dalam menghadapi ancaman banjir.
“Salah satu wujud keseriusan Pemprov DKI dalam menangani banjir adalah dengan menjalankan 942 proyek peningkatan infrastruktur untuk pengendali banjir,” kata dia dalam keterangannya.
Yusmada bilang, proyek ini dilakukan secara bersamaan, simultan di beberapa lokasi. Proyek ini merupakan super prioritas Dinas SDA.
Baca juga : DPRD Dorong Pembangunan Empat Polder Rampung Sebelum Puncak Musim Hujan
“Sehingga, nantinya ketika proyek ini selesai, masyarakat dapat merasakan manfaat yang besar dengan berkurangnya banjir dan genangan air,” ujarnya.
Dia menjelaskan, ruang lingkup pekerjaan pembangunan polder pada masing-masing lokasi bervariasi. Ada yang berupa pembangunan pompa baru, penambahan atau peningkatan kapasitas pompa, pembangunan storage, pintu air, dan penguatan tanggul.
Pembangunan polder di Kelapa Gading dan Pulomas diharapkan bisa menangani banjir di kawasan itu. Kemudian, sub-polder Marunda, sub-polder pompa Tipala Adhyaksa untuk menangani banjir di kawasan Marunda-Jakarta Garden City (JGC).
Baca juga : Kurangi Penggunaan Kertas Hingga 59 Persen, Danone SN Sabet Penghargaan
Pembangunan polder-polder lainnya pun diharapkan bisa menangani banjir di wilayah masing-masing. Hingga kini, realisasi pembangunan dan rehabilitasi 9 polder tersebut masih 40-60 persen.
Sebagai informasi, pembangunan polder merupakan bagian dari upaya mengatasi banjir di daerah yang tidak dapat mengalirkan air secara gravitasi. Sistem polder dilengkapi sarana fisik pengelolaan tata air yang meliputi, sistem drainase kawasan, kolam retensi, tanggul keliling kawasan, pompa dan pintu air. Manajemen sistem tata air dilakukan dengan mengendalikan volume, debit, muka air, tata guna lahan dan lanskap.
Keunggulan sistem polder bersifat multi purpose (serba guna). Seperti, mengendalikan air, objek wisata, lahan pertanian/perikanan serta lingkungan industri dan perkantoran. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya