Dewan Pers

Dark/Light Mode

Dorong Budaya Jalan Kaki

Anies Lengser, Revitalisasi Trotoar Harus Jalan Terus

Rabu, 5 Oktober 2022 07:30 WIB
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho. (Foto: Istimewa).
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho. (Foto: Istimewa).

 Sebelumnya 
Selain dana APBD, lanjutnya, Bina Marga menggunakan anggaran yang dialokasikan untuk suku dinas dan dari pendanaan non-APBD yang bersumber dari pembayaran denda pelampauan aturan Koefisien Lantai Bangunan (KLB).

Tahun ini, sejumlah lokasi pembenahan trotoar di Jakarta Selatan. Antara lain di kawasan Kebayoran Baru, Jalan Cikajang, Jalan Trunojoyo, Jalan Gunawarman, Jalan Pattimura, dan Jalan Sultan Hasanudin. Untuk Jakarta Pusat di Jalan Juanda sampai Jalan Pecenongan dan dari Jalan Proklamasi hingga Jalan Penataran.

Terkait pemanfaatan trotoar, Hari mengakui banyak jalur pejalan kaki yang disalahgunakan. Dipakai untuk berjualan, menjadi lahan parkir dan dilintasi pengendara motor. Namun, pihaknya tak bisa menindak pelanggaran tersebut.

Berita Terkait : PDIP DKI: Anies Lengser Sisakan Banyak PR

Dia berharap, gubernur mengeluarkan Instruksi atau Surat Keputusan (SK) khusus yang mengatur penindakan pelanggaran tersebut.

“Yang mengatur Wali Kota untuk menjaga trotoar di masing-masing wilayahnya. Sebab Bina Marga nggak bisa eksekusi. Wali Kota kan memiliki SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), seperti Satpol PP yang bisa melakukan itu,” tegasnya.

Direktur Eksekutif Pusat Studi Perkotaan Universitas Trisakti, Nirwono Joga berharap, Program Revitalisasi Trotoar di Jakarta harus jalan terus.

Berita Terkait : Anies Berharap Revitalisasi TIM Mampu Dongkrak Level Kesenian Jakarta

”Paling tidak, jika telah memiliki komitmen yang sama, artinya trotoar penting bagi kita. Maka, siapa pun yang menjabat sebagai gubernur, program yang bagus bisa terus dilanjutkan,” kata inisiator buku Trotoar untuk Kota Berkelanjutan ini.

Menurut Nirwono, pasca pandemi Covid-19 ini, kota-kota besar di dunia memfokuskan pembangunan jalur pedestrian. Tujuannya, agar tumbuh budaya berjalan kaki. Sehingga warga menjadi sehat dan lebih kuat ketika ada wabah penyakit.

“Biaya untuk mengobati orang sakit karena Covid-19 itu jauh lebih mahal daripada mendorong warga lebih sehat,” kata Nirwono.

Berita Terkait : Sandiaga Ajak Grup Musik Karinding Tampil Di Jakarta

Karena itu, kata Nirwono, Kementerian Perhubungan Inggris mengalokasikan anggaran besar-besaran untuk pembangunan trotoar di seluruh Inggris. Begitu juga dengan Paris, Prancis.
 Selanjutnya