Dewan Pers

Dark/Light Mode

Demokrat Klaim Ada Upaya Jegal Anies di Pilpres

Partai Garuda Bilang Begini

Rabu, 21 September 2022 10:38 WIB
Waketum Partai Garuda Teddy Gusnaidi. (Foto: Ist)
Waketum Partai Garuda Teddy Gusnaidi. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Umum Partai Garuda Teddy Gusnaidi menanggapi kabar yang menyebut adanya upaya partai politik (parpol) tertentu untuk menjegal salah satu tokoh agar tidak maju sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024.

Menurut Teddy, dalam Pilpres, yang menentukan calon presiden adalah parpol sendiri. Sehingga aneh jika ada parpol yang menuding parpol lain sedang berupaya penjegalan salah satu tokoh yang populer di lembaga survei.

"Yang menentukan capres adalah partai politik, jadi jika partai politik teriak-teriak bahwa ada tokoh yang dijegal oleh partai politik peserta Pemilu lainnya untuk jadi  apres, tentu aneh, karena masing-masing punya hak untuk menentukan siapa yang ingin mereka usung," ujar Teddy Gusnaidi lewat keterangan tertulis, Rabu (21/9). 

Berita Terkait : Partai Garuda: Biarkan Itu Jadi Urusan MK

Dia mengatakan, hak prerogatif Partai Politik Peserta Pemilu diamanatkan oleh UUD 45. Selain itu, saat ini hanya Prabowo Subianto yang secara terang-terangan mendeklarasikan diri untuk maju sebagai capres 2024.

Sementara nama-nama lain yang kerap muncul di lembaga survei, belum ada yang tampil mendeklarasikan diri secara resmi.

"Jadi silahkan gunakan hak prerogatif, jangan malah sibuk mengurusi hak prerogatif partai politik yang lain. Jika belum bisa menentukan, ya diam saja, jangan berikan harapan palsu atau malah hanya memanfaatkan untuk mendapatkan panggung pemberitaan saja," bebernya. 

Berita Terkait : Terima PWI Jaya Award, Anies: Pewarta Bangun Ekosistem Sehat Di DKI

Teddy bilang, partai Politik Peserta Pemilu bisa memilih siapapun jadi Capres. Bola ada ditangan mereka.

"Lalu kalau ada partai politik yang sibuk teriak bahwa jangan menjegal tokoh ini dan itu tapi yang mereka sebutkan itu tidak mereka deklarasikan, maka sebenarnya mereka lagi berteriak ke siapa?" tandasnya. 

Sebelumnya, Partai Demokrat menduga ada pihak yang berupaya menjegal Gubernur DKI Jakarta Anie untuk maju sebagai Calon Presiden (Capres) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Berita Terkait : Restunya Jokowi-Ma’ruf Bakalan Jadi Rebutan Nih

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny Harman. Politikus asal Nusa Tenggara Timur (NTI) ini menyebut pihak yang berupaya menjegal Anies itu sebagai Genderuwo.

"Saya hanya dengar saja. Ada genderuwo. Genderuwo ini adalah suara yang tidak jelas asal usulnya. Yang tidak menghendaki Pak Anies menjadi calon presiden," jelas Benny kepada wartawan di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Jumat (16/9).
 Selanjutnya