Dark/Light Mode

Belum Di-Ramp Check, Rawan Kecelakaan

Jangan Deh Mudik Naik Bus Terminal Bayangan

Senin, 10 April 2023 07:30 WIB
Petugas memeriksa kondisi ban bus saat melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check). (Foto: Antara).
Petugas memeriksa kondisi ban bus saat melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check). (Foto: Antara).

 Sebelumnya 
Dari hasil sementara ramp check, rata-rata bus telah me­menuhi syarat teknis, tetapi be­lum melengkapi alat-alat penga­manan darurat. Antara lain, tidak tersedia alat pemukul kaca, alat pemadam, dongkrak dan kotak obat. “Kami lakukan teguran ke pengemudi. Tapi, untuk pelang­garan berat, kita stop untuk tidak beroperasi,” sambungnya.

Ia menambahkan, tidak hanya bus untuk mudik, Ditjen Hubdat juga mengecek bus-bus dari daerah menuju Jakarta.

Baca juga : Erick Masuk 3 Besar Cawapres Terkuat

Pitra menjelaskan, kegiatan ramp check merupakan inspeksi keselamatan sesuai peraturan terkait Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Prosedurnya ter­diri dari tata cara pemeriksaan unsur administrasi dan unsur teknis dengan dilakukan secara terus menerus sebagai tugas rutin di terminal penumpang dan terminal barang. Dan, bisa juga dilakukan secara insidentil sesuai kebutuhan.

Untuk bus yang telah lolos ramp check, lanjutnya, ditempeli stiker khusus Inspeksi Kesela­matan LLAJ.

Baca juga : Jangan Mudik Naik Motor!

“Kami mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran agar memilih armada yang telah berstiker khusus,” katanya.

Pitra menambahkan, berdasar­kan hasil temuan petugas ramp check di lapangan, mayoritas kendaraan yang tidak laik jalan antara lain disebabkan, pertama administrasi perizinan habis masa berlaku. Kedua, beroperasi tidak sesuai jenis pelayanan angkutan, misalnya angkutan pariwisata digunakan trayek AKAP dan AJAP. Ketiga, masa berlaku uji berkala habis. Dan keempat, kekurangan pemenuhan persyaratan teknis dan laik jalan. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.