Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pangkas Beban Bantargebang
Saatnya Pelajar SD-SMA Digembleng Olah Sampah
Jumat, 5 Mei 2023 07:30 WIB
Sebelumnya
“Selain sebagai tempat sosialisasi, pengelolaan sampah di sekolah bisa menjadi tempat praktek sebelum melakukannya di rumah,” pungkasnya.
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo juga mendorong DKI lebih inovatif dalam penanganan sampah.
“Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas LH (Lingkungan Hidup) harus lebih fokus dan berani melakukan terobosan-terobosan dalam penanganan sampah DKI Jakarta,” kata Dwi Rio saat dihubungi, kemarin.
Baca juga : Srikandi Ganjar Banten Ajak Warga Belajar Mengolah Bakso Ikan
Terobosan, menurutnya, bisa dimulai dari menggenjot sosialisasi tentang memilah maupun mengolah sampah dari hulu atau rumah.
Kepala Seksi Humas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Yogi Ikhwan menerangkan, pihaknya sudah memiliki program pengolahan sampah di sekolah melalui pembentukan bank sampah.
Program ini utamanya untuk mengajarkan anak-anak membiasakan diri memilah sampah menjadi barang yang bernilai uang.
Baca juga : LG Lebaran Sehat, Bantu Warga Sekitar TPS di Surabaya
“Di sekolah banyak sampah yang bernilai ekonomis seperti plastik, kertas, botol kemasan bekas minum, dan lain sebagainya,” ujarnya, kemarin.
Yogi menjelaskan, bank sampah merupakan salah satu social engineering atau rekayasa sosial di dalam pengelolaan lingkungan di masyarakat yang berperan untuk mengedukasi, mengubah perilaku dan menerapkan ekonomi sirkular demi keberlangsungan hidup.
Program ini dimuat dalam Peraturan Gubernur (Pergub) 33 Tahun 2021 tentang Bank Sampah. Isi Pergub ini bertujuan mengurangi timbulan sampah, meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat dalam pengurangan timbulan sampah, meningkatkan kualitas bank sampah, meningkatkan ekonomi sirkular dalam pengelolaan sampah di masyarakat dan memberikan kepastian hukum dalam pelaksanaan kegiatan bank sampah.
Baca juga : 85 Orang Tewas Terinjak-Injak Saat Pembagian Donasi Di Yaman
Ia menjelaskan, alur pengelolaan sampah melalui bank sampah dimulai dari nasabah, kemudian bank sampah unit, lalu bank sampah induk industri daur ulang.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya