Dark/Light Mode

Warga Diimbau Pake Masker

Musim Kemarau, Polusi Di Ibu Kota Makin Parah

Jumat, 21 Juli 2023 07:30 WIB
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Asep Kuswanto. (Foto: Ist)
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Asep Kuswanto. (Foto: Ist)

 Sebelumnya 
“Saat ini Strategi Pengenda­lian Pencemaran Udara (SPPU) merupakan prioritas Pemprov DKI yang harus dituntaskan bersama,” ucap Asep.

Sebelum SPPU dituangkan dalam Keputusan Gubernur (Kepgub), lanjut Asep, pihaknya akan terus melakukan harmonisasi rencana aksi antar dinas dan memasti­kan parameter kinerja untuk penga­wasan dan evaluasi ditetapkan.

Baca juga : CIMB Niaga Finance Tebar Paket Daging Kurban Di Kawasan Pondok Aren

“SPPU nanti diharapkan dapat menjadi basis bagi kegiatan perencanaan dan alokasi anggaran dalam memprioritaskan kebijakan yang lebih efektif,” terangnya.

Asep menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengambil sejum­lah kebijakan guna memulihkan kualitas udara.

Baca juga : Kaisar Jepang Dibawa Jokowi Ke Tempat Khusus Di Kebun Raya Bogor

Salah satunya dengan mengam­bil inisiatif untuk mendorong percepatan perbaikan kualitas udara Jabodetabek melalui strategi pengendalian, uji emisi kendaraan bermotor, pengelolaan dan pertukaran data terpadu, serta inventarisasi emisi.

Untuk mewujudkan program Langit Biru Jakarta, ditegaskan Asep, diperlukan upaya yang lebih agresif, termasuk tindakan kolaboratif di lingkup Jabodetabek. Kemudian peran serta masyarakat dengan beralih meng­gunakan transportasi publik mas­sal dan memastikan kendaraan bermotornya lulus uji emisi.

Baca juga : Ribuan Warga Serbu Pasar Sembako Murah Caleg NasDem Di Kota Bekasi

“Untuk memperbaiki kualitas udara Jakarta tidak cukup hanya andalkan peran Pemerintah saja. Tapi perlu peran aktif masyarakat. Salah satunya adalah dengan menggunakan transportasi publik, melakukan uji emisi ken­daraan bermotor dan tidak membakar sampah,” tandasnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.