Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Melonguane, Ibu Kota Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara kembali diguncang gempa. Setelah gempa bermagnitudo 6,7 - yang kemudian dimutakhirkan menjadi 6,3 - kini Melonguane kembali digetarkan gempa bermagnitudo 5,7.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, gempa tersebut berada di koordinat 5.62 LU,126.61 BT.
Baca juga : Gempa Talaud Dimutakhirkan Jadi M6.3, Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa yang berjarak 80 km Barat Laut arah Melonguane dan berkedalaman 73 km itu, diyakini tidak berpotensi tsunami.
Dalam rilis yang disampaikan pada Minggu (29/9), Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Rahmat Triyono mengatakan, gempa Talaud bermagnitudo 6,3 yang terjadi pada pukul 09.02 WIB disebabkan oleh aktivitas subduksi lempeng laut Filipina.
Baca juga : Pasca-Gempa Ambon dan Labuan Bajo, Pelabuhan Tetap Beroperasi
"Berdasarkan hasil analisis mekanisme sumber, gempa bumi di wilayah laut sebelah utara Kepulauan Talaud, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan sesar naik (thrust fault)," terang Rahmat. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya