Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Cacat Permanen Akibat Terjerat Kabel Optik, Sultan Optimis Jalani Hidup Baru
Rabu, 13 Desember 2023 06:43 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Empat bulan lebih dirawat di Rumah Sakit (RS) RS Polri Kramat Jati, Sultan Rifat Al Fatih, akhirnya dipulangkan. Sultan merupakan korban terjerat kabel fiber optik.
Meski harus mengalami cacat permanen, bernafas menggunakan lubang buatan di area leher, Sultan kini sudah mulai bisa menjalani aktivitas fisik secara normal. Selain bernafas tidak normal lagi, Sultan juga harus kehilangan fungsi indera penciuman.
Baca juga : DKI Siaga Hadapi Banjir
Fatih, ayah Sultan mengatakan, saat ini anaknya menjalani kehidupan barunya pasca operasi dan perawatan di RS Polri Kramat Jati dengan sangat semangat dan antusias, meski ada beberapa keterbatasan.
“Secara umum aktivitas fisik, anak saya bisa menjalani secara normal. Mandi, keramas pun bisa dilakukan sendiri tanpa bantuan. Untuk olahraga pun hampir semuanya bisa dilakukan, kecuali berenang. Sebab nafasnya sekarang sudah tidak lagi dari mulut dan hidung,” kata Fatih, Selasa (12/12/2023).
Saat ini Sultan berbicara dengan menggunakan bantuan alat yang disebut digital electrolarynx, dimana penggunaannya cukup ditempelkan di sekitar area leher, dan akan mengeluarkan suara sesuai kalimat yang disampaikan oleh Sultan.
Baca juga : APBN 2024 Dirancang Optimistis Dan Hati-hati
“Luar biasa RS Polri, sangat tanggap dengan anak saya, dengan menyediakan alat bantu bicara tersebut anak saya bisa berinteraksi dengan bicara, meskipun kualitas suaranya seperti robot, tapi ini jauh lebih baik dan sangat menolong anak saya,” ucap Fatih.
Selain itu saat ini Sultan juga menjalankan fisioterapi dan latihan untuk berbicara dengan menggunakan nafas perut, dengan target waktu 6 bulan. Dengan fisioterapi diharapkan Sultan dapat berbicara dengan teknik nafas perut, dan tidak bergantung lagi dengan bantuan alat untuk berbicara.
“Kualitas suara yang dihasilkan oleh nafas perut sedikit lebih baik daripada menggunakan alat digital electrolarynx. Meskipun demikian kami sangat bersyukur Sultan masih bisa berkomunikasi dan lanjutkan kuliahnya,” ujarnya.
Menghadapi kenyataan harus cacat permanen, nampaknya tidak membuat Sultan putus asa dan berkecil hati. Sultan tetap optimis dan antusias menjalani kehidupan barunya meskipun tanpa pita suara dan nafas melalui lubang buatan di leher.
Baca juga : Srikandi Ganjar Gelar Workshop Pembuatan Kalung Hijab Yogyakarta
“Saya menganggap keadaan saya saat ini adalah suatu keunikan dalam diri saya, dan bukan lagi sebagai kecacatan yang akan menghambat aktivitas dan kehidupan saya. Saya berharap lingkungan dan masyarakat tidak memperlakukan khusus kepada saya, dan saya ingin dianggap seperti masyarakat pada umumnya,” kata Sultan.
Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang ini terjerat kabel fiber optik pada awal Januari 2023. Kejadian ketika Sultan dan temannya mengendarai sepeda motor di Jalan Raya Antasari, Cilandak, Jakarta Selatan. Atas atensi khusus Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, sejak Agustus 2023, Sultan dirawat di RS Polri Kramat Jati. (DRS)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya