Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Meski Jakarta Diguyur Bansos
Harga Beras Dan Ayam Menggila, Rakyat Teriak
Sabtu, 9 Maret 2024 06:50 WIB
Sebelumnya
Selain itu, jumlah penggilingan beras di daerah pemasok beras bertambah. Namun jumlah lahan pertanian tidak bertambah. Para penggiling berebut gabah dan akhirnya memicu kenaikan harga jual beras.
“Siklus panen padi sudah masuk masa paceklik dan terjadi pergeseran masa tanam yang harusnya September menjadi Desember,” tandas Wiraryo.
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menegaskan, pihaknya terus berupaya memastikan stok bahan pokok aman dan inflasi di Jakarta terkendali jelang Ramadan dan Idul Fitri.
Baca juga : Manchester United Vs Everton, The Toffees Pede Tekuk Setan Merah
Upaya itu, lanjut Heru, dilakukan pihaknya bersinergi dengan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah pusat, Bank Indonesia (BI) DKI Jakarta, Badan Pusat Statistik (BPS), Perum Bulog, hingga Polda Metro Jaya.
“Salah satu langkah konkret untuk menekan inflasi di Jakarta adalah memastikan ketersediaan bahan pangan aman,” kata Heru usai menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (6/3/2024).
Heru mengungkapkan, Perum Bulog dan BUMD Food Station menyampaikan stok cukup memadai untuk kebutuhan di Jakarta.
Baca juga : Dituntut Hukuman Penjara 4 Tahun 9 Bulan, Don Carlo Tetap Tenang
Kepala Perwakilan BI DKI Jakarta Arlyana Abubakar mengatakan, inflasi di Jakarta pada Februari 2024 masih terkendali. Yakni 2,12 persen (year on year/yoy). Angka tersebut masih dalam rentang sasaran inflasi, yaitu 2,5±1 persen dan lebih rendah daripada angka nasional sebesar 2,75 persen (yoy).
“Untuk menghadapi Hari Raya Idul Fitri dan Ramadan, kami berkoordinasi untuk meyakinkan bahwa ketersediaan pangan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kantor Wilayah DKI Jakarta-Banten Mohamad Alexander juga menyatakan, stok komoditas beras tercukupi dengan baik.
Baca juga : Mantan Dirops PT Timah Ditetapkan Tersangka
“Kami pastikan untuk stok yang dikuasai Bulog saat ini sangat aman. Baik untuk menjelang hari besar keagamaan seperti Ramadan, Idul Fitri, dan setelahnya,” jelasnya.
Untuk menyikapi situasi harga beras yang mengalami peningkatan, Perum Bulog menyelenggarakan program Bulog Siaga (Aksi Amankan Harga) yang dilaksanakan di 183 titik di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat. Yakni, dengan menjual Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), Beras Premium dan komoditas pangan lainnya.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 9 Maret 2024 dengan judul Meski Jakarta Diguyur Bansos, Harga Beras Dan Ayam Menggila, Rakyat Teriak
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya