Dewan Pers

Dark/Light Mode

Jenazah Pebalap Nasional Afridza Munandar Dimakamkan di Tasikmalaya

Selasa, 5 Nopember 2019 03:48 WIB
Afridza Munandar (Foto: Dok. Honda)
Afridza Munandar (Foto: Dok. Honda)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jenazah pembalap nasional Afridza Syach Munandar (20) yang meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan dalam balapan Asia Talent Cup 2019 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Sabtu (2/11), dimakamkan di tempat pemakaman keluarga Kampung Sambongbencoy, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (4/11) malam.

Seperti dikutip Antara, ribuan warga antusias menyambut  kedatangan jenazah, yang menggunakan mobil ambulans. Sejak memasuki Kota Tasikmalaya hingga ke rumah duka di Perumahan Tamansari Indah, Kelurahan Karsamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya. Jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 21.30 WIB.

Doa dan tahlil, juga isak tangis mewarnai suasana di rumah duka pada malam itu. Sejumlah pejabat perwakilan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Tasikmalaya ikut doa bersama.

Berita Terkait : Jenazah Afridza Munandar Diperkirakan Tiba di Jakarta Besok Siang

Jenazah selanjutnya dibawa ke Masjid Al-Muttaqin yang berada di lingkungan perumahan tersebut, kemudian dibawa ke pemakaman keluarga.

Ayah Afridza, Irwan Munandar menyatakan ikhlas dengan kepergian anak sulung dari tiga bersaudara itu.

Dia ingin mewujudkan impian Afridza semasa hidup: membuat usaha kafe, yang bisa dijadikan tempat berkumpul teman-temannya.

Berita Terkait : Jenazah Afridza Munandar Kelar Diotopsi, Rencana Dipulangkan Hari Ini

"Kami akan merealisasikan cita-citanya ingin buka kafe, sekaligus buat museum memamerkan barang-barang Afridza," ungkap Irwan, seperti dikutip Antara, Senin (4/11).

Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman menyampaikan turut berduka dengan kepergian pembalap muda Afridza, sebagai putra daerah yang menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.

"Almarhum telah mengharumkan bangsa Indonesia. Banyak prestasi yang telah diraih dan ditorehkan almarhum, khususnya dalam balapan motor," ujarnya. [HES]