Dark/Light Mode

Wakili Generasi Milenial, Syafi Djohan Amankan Kursi DPRD DKI

Minggu, 1 September 2024 15:22 WIB
Syafi Fabio Djohan (paling kiri). Foto: Istimewa
Syafi Fabio Djohan (paling kiri). Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Syafi Fabio Djohan merupakan politisi muda yang berhasil melenggang ke kursi DPRD DKI Jakarta pada Pileg 2024. Dengan usianya yang masih muda, keuletan Syafi Djohan dalam berpolitik patut dipertimbangan.

Syafi Djohan membenarkan datang dari kalangan milenial yang terlahir di tahun 1996.

"Kalau untuk DPRD DKI Jakarta, betul saya salah satu calon legislatif terpilih yang berasal dari kalangan milenial di antara yang terpilih," ucap Syafi Djohan di Jakarta, Minggu (1/9/2024).

Syafi Djohan ikut kontestasi dalam Pileg 2024 melalui Partai Golkar. Dia bertarung di Dapil X DPRD DKI Jakarta yang meliputi Palmerah, Tamansari, Grogol Petamburan, Kebon Jeruk, dan Kembangan.

Meski merupakan new comer, Syafi Djohan mampu meraih 12.060 suara. "Alhamdulilah, ini semua berkat konsistensi terjun ke dapil untuk membangun komunikasi juga mempererat hubungan dengan masyakarat, sehingga apa yang saya kerjakan ini dapat meraih suara cukup tinggi," ucapnya.

Baca juga : Libatkan Generasi Muda, YEC Suarakan Pentingnya EBT dan Kurangi Emisi Karbon

Apalagi menurut Syafi Djohan, hasil ini membuat dia harus bersaing dengan beberapa incumbent yang sebelumnya pernah menjadi anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024.

"Di dapil Jakarta 10 itu ada beberapa incumbent lolos lagi dan ternyata saya alhamdulillah bersyukur bisa bersaing dengan para incumbent tersebut," papar Ketua Himpunan Pengusaha Kosgoro (HPK) 1957 DKI Jakarta ini.

Syafi Djohan mengaku faktor usianya yang masih muda membuat dia dan pemilih menjadi lebih dekat.

"Pemilih ingin ada inovasi dan visi misi baru untuk wilayahnya. Karena bagi mereka jika ada anak muda bisa sepemikiran dan sefrekuensi," tuturnya.

Syafi Djohan dibesarkan di lingkungan organisasi, baik profesi maupun sosial politik. Keaktifannya di berbagai ranah sosial kemasyarakatan yang berhubungan dengan warga inilah yang memacu semangatnya untuk bisa berbuat lebih.

Baca juga : Dukung Literasi Digital di Multi Platform, Nobu Bank Gaungkan Pengunaan QRIS

"Saya melihat demokrasi di Indonesia sedang naik daun. Anak muda sekarang banyak yang berperan besar dalam memberikan pengaruh di tengah masyarakat. Apalagi ada bonus demografi sekarang karena 60 persen pemilih dari Gen Z dan milenial, yang bagi saya ini kesempatan baik untuk bisa berbuat lebih di lingkungan warga atau masyarakat," paparnya.

"Tidak heran kemudian jika parpol khususnya di Partai Golkar yang saya aktif banyak yang ditemukan pribadi-pribadi tangguh yang berlatar muda atau anak muda. Dari hal itulah kemudian saya tertarik mendaftar jadi calon legislatif," sambung Syafi Djohan.

Meski tergolong pemula, Syafi Djohan memberanikan diri maju di kontestasi DPRD DKI dan tentu harus bertarung di wilayah yang lebih luas. Syafi Djohan mengaku dirinya memilih jalur ini karena merasa tertantang.

"Sebagai pemula, saya berpikir kalau maju di tingkat provinsi terlebih dahulu tentu akan bisa berbuat lebih banyak terutama di 5 kecamatan, yaitu Palmerah, Tamansari, Grogol Petamburan, Kebon Jeruk dan Kembangan," jelasnya.

Dorongan dari masyarakat kata Syafi Djohan juga menjadi motivasi baginya yang kemudia memberanikan diri maju di kontestasi pemilihan DPRD DKI Jakarta.

Baca juga : Rugikan Negara Ratusan Miliar, KPK Diminta Ambil Alih Dugaan Korupsi Pipanisasi

"Dorongan masyarakat saya jadikan itu sebagai semangat untuk mencoba hal yang mungkin banyak orang di luar untuk pemula seperti saya agak mustahil bisa berkompetisi dengan para kompatitor yang berpengalaman,"tegasnya.

Selain itu, Syafi Djohan mengakui ilmu yang dia dapat dari Golkar, terutama para senior di kepengurusan Beringin DKI, membuat dirinya semakin terasah.

"Karena di DPD Partai Golkar DKI itu kan mengajarkan bagaimana kita unutk terus hadir kepada masyarakat untuk berinteraksi sosial, menjalin kedekatan dengan masyarakat sampai bisa mendapatkan kepercayaan dari mereka," jelas Syafi Djohan yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bendahara DPD Golkar DKI Jakarta.

"Bagaimana caranya kita bisa menggaet kelompok masyarakat yang berbeda agama, keyakinan, kultur dan budaya, nah dari situlah ilmu atau rumus-rumus yang saya dapatkan selama berorganisasi di pengurusan DPD Partai Golkar DKI ini," sambung pria lulusan Magister Binus School University tersebut.

Karena itulah, Syafi Djohan mengucapkan terima kasih kepada Jajaran pengurus DPD Golkar DKI terutama ketua Ahmed Zaki Iskandar atas sarannya selama proses kampanye yang dia lakukan mampu dijalankan dengan baik.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.