Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jakarta Didorong Jadi Kota Global
Mobilitas Gampang, Energi Bersih Dan Teknologi Canggih
Jumat, 4 Oktober 2024 06:50 WIB
Sebelumnya
Hal ini, lanjut dia, selaras dengan apa yang telah dikerjakan Pemprov DKI Jakarta, seperti dalam menunjang kehidupan yang layak huni. Sigit mengklaim, Pemprov DKI Jakarta telah menata 80,39 persen area kumuh dan membangun 36.553 unit rumah layak huni.
“Beragam infrastruktur tersebut turut menunjang pertumbuhan ekonomi Jakarta yang tercatat stabil dengan rata-rata 5,2 persen per tahun sejak 2010 dan menjadikan Jakarta sebagai penggerak utama ekonomi nasional,” ujarnya.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Atika Nur Rahmania memaparkan, Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan visi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Khusus Jakarta Tahun 2025-2045. Yakni, Jakarta Kota Global yang Maju, Berkeadilan, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan. Dalam mengejar pertumbuhan ekonomi, pembangunan Kota Jakarta tetap menjamin hadirnya kesetaraan bagi masyarakat dan kelestarian lingkungan sesuai dengan Indikator Kota Global.
Baca juga : Lille Sukses Taklukkan Real Madrid, Los Blancos Gigit Jari
Jakarta harus mampu memenuhi parameter, seperti ekonomi yang mapan dan terkoneksi secara global, kapasitas riset dan inovasi yang baik dan menerus, ruang yang nyaman untuk dihuni, menarik wisatawan untuk berkunjung, lingkungan yang bersih, nyaman dan berkelanjutan.
“Serta aksesibilitas yang terkoneksi secara intra dan inter-kota,” ucapnya.
Atika menilai, dari beragam indikator kota global, Jakarta perlu meningkatkan kapasitas riset dan inovasi yang baik dan berkelanjutan. Untuk mewujudkannya, Pemprov DKI Jakarta melakukan beberapa inisiasi. Di antaranya dengan menyelenggarakan Jakarta Innovation Days, Future City Hub, serta Jakarta Innovation Awards secara berkala.
Baca juga : Final Tenis China Open 2024 , Jannik Sinner Tumbang
“Pemprov DKI Jakarta mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari unsur Pemerintah, pelaku usaha, akademisi, maupun masyarakat untuk bergerak menuju masa depan melalui pengembangan ekosistem riset dan inovasi,” pungkas Atika.
Perlu diketahui, dalam perjalanan menuju kota global, pembangunan Jakarta harus memperhatikan tren global, seperti, penggunaan teknologi Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence (AI), dan blockchain di berbagai sektor. Kemudian, urbanisasi global yang akan meningkatkan jumlah penduduk Jakarta, dengan proyeksi sebesar 11 juta jiwa pada 2045.
Berikutnya, perubahan iklim yang berdampak pada peningkatan kejadian bencana alam, seperti banjir, kekeringan, dan kenaikan muka air laut. Lalu, peningkatan penggunaan energi baru dan terbarukan. Dan, peningkatan ekonomi dan layanan keuangan digital.
Baca juga : Wajah Singapura Tercoreng
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat, 4 Oktober 2024 dengan judul Jakarta Didorong Jadi Kota Global, Mobilitas Gampang, Energi Bersih Dan Teknologi Canggih
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya