Dark/Light Mode

DPRD Jakarta Desak Program NCICD Dikebut

Tanggul Laut Bisa Jadi Solusi Atasi Banjir Rob

Kamis, 26 Desember 2024 06:50 WIB
Ketua Komisi D Dewan Per­wakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Yuke Yurike. (Foto: DPRD DKI Jakarta)
Ketua Komisi D Dewan Per­wakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Yuke Yurike. (Foto: DPRD DKI Jakarta)

 Sebelumnya 
Pemprov Jakarta berharap, percepatan pembangunan tang­gul laut bersama Kementerian PUPR dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir rob.

Target pembangunan tanggul laut yang merupakan bagian dari program NCICD Fase A mengalami kemunduran. Seharus­nya diproyeksikan selesai pada 2028, berubah menjadi 2030.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum mengatakan, terdapat dua tantangan utama yang menye­babkan molornya penyelesaian proyek ini.

Baca juga : Liverpool Vs Leicester City, Si Merah Siap Menyala

Pertama, proses pengadaan barang dan jasa. Kedua, kebu­tuhan untuk koordinasi intensif dengan masyarakat nelayan di kawasan pesisir.

“Kami harus memastikan in­frastruktur ini tidak hanya efektif mengendalikan banjir. Tetapi juga mengakomodasi kebutuhan para nelayan di pesisir,” kata Ika.

Menurut Ika, salah satu perha­tian utama dalam pembangunan tanggul adalah lokasi tambatan ka­pal yang digunakan para nelayan.

Baca juga : Warga Berdoa Di Antara Puing-puing Bangunan

Dinas Sumber Daya Alam (SDA) berupaya agar desain tanggul tidak menghalangi alur pelayaran dan tetap memungkinkan nelayan dengan mudah membawa hasil tangkapan ikan ke daratan.

“Koordinasi ini melibatkan Dinas KPKP (Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian) agar kebutuhan nelayan dapat diakomodasi. Mulai dari lokasi tambatan kapal hingga fasilitas pendukung lainnya,” ujarnya.

Dia menjelaskan, desain tanggul harus melalui proses peninjauan ulang dengan mem­pertimbangkan masukan dari masyarakat. Sejauh ini, koordi­nasi telah dilakukan di sejumlah wilayah, meski masih ada be­berapa titik yang memerlukan penyesuaian.

Baca juga : Nita Gunawan Incar Bad Boy

Ika menegaskan, meski target mundur ke tahun 2030, pihaknya berkomitmen mempercepat progres pembangunan tanggul, terutama di wilayah-wilayah yang rentan terhadap rob.

Ika menambahkan, Dinas SDA DKI Jakarta dan Kementerian PU bertekad menyelesaikan tanggul NCICD Fase A sesuai target baru, memastikan perlindungan jangka panjang bagi wilayah pesisir Jakarta dari ancaman banjir rob yang terus berulang.

“Kami tidak hanya fokus pada percepatan pembangunan, tapi juga bagaimana proyek ini dapat berjalan tanpa mengganggu kehidupan masyarakat pesisir. Semua ini membutuhkan waktu dan koordinasi matang,” pung­kasnya. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.