Dark/Light Mode

Ditabur Puluhan Ton Garam, Hujan Di Jakarta Menjinak

Kamis, 6 Februari 2025 09:00 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), TNI Angkatan Udara (TNI AU), serta PT RAI, terus melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mengurangi intensitas hujan yang tinggi di wilayah Jakarta. (Foto: Ist)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), TNI Angkatan Udara (TNI AU), serta PT RAI, terus melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mengurangi intensitas hujan yang tinggi di wilayah Jakarta. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), TNI Angkatan Udara (TNI AU), serta PT RAI, terus melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mengurangi intensitas hujan yang tinggi di wilayah Jakarta.

Upaya ini dilakukan setelah terjadinya gangguan atmosfer akibat Gelombang Rossby Equator aktif di perairan selatan Jawa Barat, yang menyebabkan pertumbuhan awan hujan di Jakarta. 

Hasil evaluasi dari BPBD DKI Jakarta menunjukkan bahwa operasi ini berhasil menekan intensitas curah hujan di Jakarta hingga mencapai 50 persen. Menurut laporan BMKG, gelombang Rossby Equator yang aktif di perairan selatan Jawa Barat serta kondisi OLR (Outgoing Longwave Radiation) negatif di Jawa bagian barat mendukung pembentukan awan hujan di wilayah tersebut. 

Baca juga : DPR Minta Impor Daging Dari Negara Belum Bebas PMK Dikaji Lagi

“Gangguan atmosfer ini menjadi faktor utama dalam pembentukan awan hujan di wilayah Jakarta dan sekitarnya,” ujar Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, Dr. Tri Handoko Seto dalam keterangan resmi dikutip, Kamis (6/2/2025). 

Operasi modifikasi cuaca yang dilakukan bertujuan untuk meredakan dampak cuaca ekstrem tersebut. Kegiatan OMC dilaksanakan dengan melakukan penyemaian bahan kimia NaCl (Natrium Klorida) untuk mendorong terjadinya hujan buatan.

Menurut Michael Sitanggang, Ketua Sub Kelompok Logistik dan Peralatan BPBD DKI Jakarta, sebanyak 1.600 kg bahan semai digunakan dalam dua sortie penerbangan pada hari ini. Penyemaian dilakukan di wilayah perairan Selat Sunda dan Ujung Kulon. 

Baca juga : Inter Milan-AS Roma Selamat Di Masa Injury Time

“Penerbangan pertama berlangsung pada pukul 10.30-13.00 WIB di wilayah perairan Selat Sunda, sementara penerbangan kedua dilaksanakan pada pukul 14.45-16.55 WIB, mencakup wilayah perairan yang sama serta Ujung Kulon,” ungkap Sitanggang. 

Hingga saat ini, total bahan semai yang telah digunakan mencapai 4.800 kg. Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, cuaca Jakarta diprediksi berawan hingga hujan dengan intensitas sedang.

Hujan ringan kemungkinan akan terjadi pada pagi hingga siang hari di sisi timur dan perairan utara Jakarta. Sementara itu, hujan ringan hingga sedang diperkirakan turun pada siang hingga sore hari di wilayah Jakarta, dengan potensi hujan serupa di dini hari di perairan utara Jakarta. 

Baca juga : Viral Kasus Pecah Ban di Tol Cipali, Ini Penjelasan Pakar

Seto menambahkan bahwa lokasi penyemaian hari ini ditentukan berdasarkan prediksi arah dan kecepatan angin di wilayah Jabodetabek, yang diperkirakan berhembus dari arah Barat-Barat Laut dengan kecepatan antara 34-48 knot. Kondisi kelembaban yang tinggi, sekitar 60-100 persen, turut mendukung efektivitas penyemaian. 

Kegiatan OMC ini akan terus berlanjut hingga 6 Februari 2025, dengan rencana penerbangan sebanyak dua sortie tambahan, masing-masing membawa 800 kg bahan semai. BPBD DKI Jakarta dan BMKG akan terus memantau perkembangan cuaca dan melakukan upaya modifikasi cuaca guna meminimalisir dampak hujan lebat yang dapat menyebabkan banjir. 

Operasi ini merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan instansi terkait untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan warga Jakarta, mengingat hujan deras yang dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.