Dark/Light Mode

Warga Keluhkan Pengelolaan Sampah Di Rorotan

Bau Busuk Menyengat, Tercium Sejauh 1 Km

Jumat, 21 Februari 2025 06:50 WIB
RDF Plant di Rorotan, Jakarta Utara (Jakut). (Foto: Dok. WIKA)
RDF Plant di Rorotan, Jakarta Utara (Jakut). (Foto: Dok. WIKA)

 Sebelumnya 
Angga meminta maaf atas dam­pak bau yang dirasakan warga. Dia bilang, pihaknya berkomit­men untuk membenahi perma­salahan tersebut sebelum melaku­kan pengoperasian secara penuh.

“Kami memastikan kejadian tersebut tidak terulang kembali. Kami akan mengambil langkah-langkah preventif agar kejadian serupa tidak terjadi kembali,” janji Angga.

Angga menjelaskan, kejadian ini terjadi akibat proses pengaturan (set up) unit Advanced Oxidation Process (AOP) pada deodorizer belum beroperasi penuh. Saat ini, seluruh sistem telah berjalan sempurna dan sudah siap beroperasi secara optimal.

Baca juga : Mbappe Kubur Mimpi The Citizens

“Ke depan, kami memastikan bahwa seluruh teknologi pengendalian bau akan bekerja dengan maksimal, sehingga RDF Plant Jakarta dapat beroperasi tanpa dampak negatif bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta Asep Kuswanto menjelaskan, pembangunan RDF Plant dirancang dengan me­minimalisir dampak pengelolaan sampah terhadap masyarakat sekitar. Fasilitas di lahan seluas 7,87 hektar itu memiliki banyak keunggulan. Di antaranya, dapat mengendalikan bau saat pemrosesan sampah dan ramah lingkungan.

RDF dilengkapi dengan deodorizer dengan teknologi ozonisasi dan UV sterilization yang mampu menetralkan bau seperti amonia dan hidrogen sulfida me­lalui proses oksidasi.

Baca juga : Tersangka Kasus Pemerasan

“Selain itu, terdapat filter kar­bon aktif yang juga digunakan untuk menyerap partikel bau yang tersisa,” kata Asep.

Keunggulan lainnya, lanjut Asep, RDF Plant dilengkapi teknologi cyclone dan wet scrub­ber untuk menyaring udara atau asap dari hasil pembakaran sebelum dilepaskan ke lingkungan. Dengan kedua teknologi ini, udara yang keluar dari fasilitas sudah dinetralkan, sehingga tidak menimbulkan bau dan emisi yang membahayakan lingkungan.

Untuk menjaga kebersihan, RDF Plant Jakarta beroperasi sesuai standar tinggi Fasilitas ini memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dilengkapi tangki ekualisasi, tangki koagulasi, flokulasi dan sedimentasi, serta kolam anaerobik dan tangki filtrasi pasir.

Baca juga : Bicara Efisiensi Anggaran, Erick: Ngapain Ngeluh

“Jadi, air limbah hasil opera­sional dapat digunakan kembali untuk pencucian truk dan pe­nyiraman tanaman di sekitar fasilitas,” jelasnya.

Asep menambahkan, sebagai upaya menjaga kualitas udara, RDF Plant dilengkapi dengan Sta­siun Pemantauan Kualitas Udara (SPKU) Mobile, yang mampu me­mantau kualitas udara secara real time (langsung) dengan berbagai parameter, seperti PM 2.5, PM 10, CO, NO2, ozon dan SO2.

Area sekitar fasilitas juga akan dibersihkan secara ru­tin menggunakan road sweep­er dengan cairan karbol atau cairan penghilang bau untuk memastikan lingkungan selalu higienis. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.