Dark/Light Mode

Ditanya Soal Kabinet Gemuk Di Forum Economic Insight

Airlangga Bilang, Ini Kabinet Fokus

Kamis, 20 Februari 2025 08:20 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Forum The Economic Insights 2025 di The Westin, Jakarta, Rabu (19/2/2025). (Foto: Humas Kemenko Perekonomian)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Forum The Economic Insights 2025 di The Westin, Jakarta, Rabu (19/2/2025). (Foto: Humas Kemenko Perekonomian)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ditanya soal kabinet gemuk di Forum Economic Insights 2025. Airlangga bilang, Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto bukanlah gemuk, melainkan kabinet fokus.

Forum The Economy Insights 2025 berlangsung di The Westin Jakarta, Rabu (19/1/2025). Mengusung tema ‘Navigating Uncertainty, Steering Growth’, acara ini menghadirkan berbagai diskusi panel dengan topik mendalam seputar prospek pertumbuhan perekonomian Indonesia. 

Airlangga menjelaskan bahwa pembentukan Kabinet Merah Putih dengan 48 kementerian bertujuan untuk mempercepat pembangunan dan mempermudah kinerja para menteri agar lebih terfokus pada tugasnya masing-masing. Langkah ini diharapkan dapat merealisasikan program-program prioritas unggulan pemerintah.

Baca juga : Hari Ini, 961 Kepala Daerah Dilantik Secara Kolosal

“Kami menyebutnya kabinet yang fokus. Harapannya program-program unggulan ini dengan tujuh koordinasi bisa lebih fokus,” ujar Airlangga.

Mantan Ketua Umum Partai Golkar ini menambahkan, sebagai negara kepulauan dengan 17 ribu pulau, Indonesia memerlukan kabinet yang besar untuk memastikan setiap tugas dapat ditangani dengan baik. Airlangga bahkan membandingkannya dengan Uni Eropa yang memiliki 27 negara dan masing-masing punya menteri keuangan, menteri luar negeri, dan menteri ekonomi sendiri.

“Di Eropa itu ada 27 menteri keuangan, 27 menteri luar negeri, 27 menteri ekonomi, ada 27 yang urus perdagangan, dan lain-lain. Jadi, kalau di Indonesia masing-masing satu, sudah baik dan luar biasa,” sebutnya.

Baca juga : Gerindra Kini Geser Banteng & Beringin

Sebelumnya, pada peringatan HUT Ke-17 Partai Gerindra di Sentul, Jawa Barat, Sabtu (15/2/2025), Presiden Prabowo Subianto menanggapi kritik terkait istilah “kabinet gemuk” yang disematkan pada Kabinet Merah Putih. Prabowo menegaskan bahwa yang terpenting adalah hasil kerja kabinet tersebut.

Prabowo lantas membandingkan dengan Timor Leste, negara kecil tapi memiliki kabinet berjumlah 28 orang. “Timor Leste jumlah penduduknya nggak sampai 2 juta orang, kalah sama Kabupaten Bogor, kabinetnya itu 28 orang,” ujar Prabowo.

Prabowo menegaskan luas wilayah Indonesia membutuhkan struktur pemerintahan yang lebih besar. Ia membandingkan Indonesia dengan Eropa yang terdiri dari 27 negara, masing-masing memiliki menteri keuangan, menteri dalam negeri, menteri luar negeri, serta panglima militer sendiri.

Baca juga : DPW PKB Sulsel Salurkan Rp 107 Juta Ke Caleg Gagal

“Kita seluas Eropa. Eropa 27 negara. Dia punya 27 menteri keuangan, 27 menteri dalam negeri, 27 menteri luar negeri, 27 panglima. ‘Kabinet gemuk’? Nggak peduli saya disebut apa, yang penting hasilnya,” tegas Prabowo, disambut tepuk tangan para kader partai.

Seperti diketahui, setelah dilantik sebagai Presiden Ke-8 RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo membentuk Kabinet Merah Putih yang terdiri dari 48 menteri dan 55 wakil menteri, menjadikannya salah satu kabinet terbesar dalam sejarah Indonesia.

Komposisi ini mencakup tujuh menteri koordinator dan sejumlah kementerian baru yang merupakan hasil pemisahan dari kementerian sebelumnya, seperti Kementerian Kehutanan yang terpisah dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman yang terpisah dari Kementerian Pekerjaan Umum. [BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.