Dewan Pers

Dark/Light Mode

Jalan Tertimbun Longsor

Ratusan Warga Jepara Terisolasi

Selasa, 22 Januari 2019 14:21 WIB
Longsor terjadi di Dukuh Duplak, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara Jawa Tengah. Sebanyak 102 warga dukuh tersebut terisolasi. (Foto:dok jatengprov.go.id)
Longsor terjadi di Dukuh Duplak, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara Jawa Tengah. Sebanyak 102 warga dukuh tersebut terisolasi. (Foto:dok jatengprov.go.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ratusan Kepala Keluarga (KK) di Dukuh Duplak, Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara, Jawa Tengah terisolasi. Akses jalan menuju dukuh tersebut dilaporkan tertimbun longsor pada Selasa (22/01) pagi.

Laporan Forum Penanggulangan Risiko Bencana (PRB) Desa Tempur Kecamatan Keling menjelaskan longsor terjadi pada Selasa (22/1), pukul 01.00 WIB. “Hingga pukul 08.00, hujan deras masih menyelimuti desa kami,” kata Keling Nur Sholihin anggota forum tersebut seperti dilansir portal Pemprov Jateng.

Berita Terkait : Bisnis Waralaba Masih Laris Manis

Longsor tersebut, menutupi ruas jalan utama Desa Tempur menuju Dukuh Duplak, yang merupakan dukuh tertinggi di Kabupaten Jepara.

Dari catatan, ketinggian tebing sekitar 12 meter dengan lebar longsor sekitar 9 meter. Material tanah dan batu menutup jalan sehingga akses jalan tertutup dan sebagian badan jalan ikut longsor.

Berita Terkait : Longsor Sukabumi Tewaskan 31 Orang, 2 Hilang

"Kami belum berani membersihkan material longsor, karena hujan belum reda,” kata dia.

Karena batu masih berjatuhan, ini akan berpotensi terjadinya longsor susulan. Hingga saat ini, masyarakat masih berjaga disekitar lokasi kejadian.

Berita Terkait : Ribuan Warga Ingin Merdeka Dari China

Petinggi Desa Tempur Sutoyo mengatakan, ada sekitar tempur 102 KK yang tinggal di dukuh Duplak. Ia berharap, bantuan alat berat segera dikirim untuk membersihkan material longsor termasuk batu besar yang menutupi jalan. “Tidak hanya jalan, sawah sekitar juga rusak,” katanya.

Longsor di Desa Tempur, tidak hanya terjadi kali ini saja. Tahun 2018, akses Jalan penghubung Desa Tempur dan Damarwulan lumpuh akibat longsor. (IPL)

Tags :