Dark/Light Mode

Cegah Tawuran Selama Ramadan, DPRD DKI Dorong Kolaborasi Semua Pihak

Jumat, 28 Februari 2025 15:18 WIB
Ilustrasi tawuran di Jakarta. (Foto: Ist)
Ilustrasi tawuran di Jakarta. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mengajak Polda Metro Jaya, Sekolah dan orangtua bekerja sama dalam mengatasi kekerasan selama Ramadan. 

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Imamuddin mengungkapkan bahwa tawuran pelajar masih menjadi salah satu masalah yang belum terselesaikan di masyarakat.

Menurutnya, meskipun sudah banyak upaya yang dilakukan, aksi kekerasan antar pelajar masih sering terjadi, terutama menjelang bulan puasa. Tawuran, yang sering kali terjadi karena permasalahan sepele, seringkali meresahkan masyarakat dan mengganggu ketenteraman. 

“Kolaborasi antara eksekutif dengan legislatif sangat diperlukan. Kami sebagai fungsi pengawasan melihat bahwa masih banyak permasalahan di masyarakat yang belum terselesaikan, salah satunya adalah tawuran,” ujar Imamuddin dalam keterangan resminya, Jumat (28/2/2025). 

Baca juga : Pemprov Jakarta Awasi Tempat Hiburan Malam

Ia menambahkan bahwa perlu ada peran serta aktif dari seluruh elemen masyarakat untuk mengatasi masalah tawuran ini. 

Imamuddin menekankan pentingnya langkah preventif untuk mencegah tawuran pelajar, terutama menjelang bulan Ramadan. Ia mengusulkan agar posko-posko Ramadan, yang selama ini biasa didirikan di berbagai wilayah, diperkuat guna mengantisipasi peningkatan aksi kekerasan saat bulan puasa.

Posko Ramadan, menurutnya, dapat menjadi pusat pengawasan dan edukasi bagi masyarakat, terutama pelajar, untuk menjauh dari kekerasan dan fokus pada kegiatan positif. 

“Memang menjelang puasa ini, saya yang dari dulu biasa tinggal di sini melihat bahwa wilayah ini pasti ada posko-posko Ramadan. Dan itu akan kita perkuat lagi,” tambahnya. 

Baca juga : DPD Perkuat Peran Politik Perempuan

Imamuddin berharap dengan adanya posko-posko yang lebih kuat dan siap siaga, tindak kekerasan antar pelajar dapat dikurangi, sehingga bulan Ramadan bisa dijalani dengan damai. 

Imamuddin juga menambahkan bahwa Partai NasDem, yang menaunginya, memiliki perwakilan di Komisi III DPR RI, yang bermitra dengan kepolisian.

Ia memastikan bahwa pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan aparat penegak hukum untuk mencari solusi yang lebih efektif dalam menangani masalah tawuran pelajar. 

“Kami memiliki perwakilan DPR RI di Komisi III dari Fraksi NasDem yang juga bermitra dengan kepolisian dan kita akan berkoordinasi untuk memastikan adanya langkah-langkah preventif yang lebih efektif dalam mengatasi tawuran pelajar, khususnya selama bulan Ramadan,” jelas Imamuddin. 

Baca juga : Sambut Ramadan, LPH PTSI Gencar Edukasi Standar Halal

Imamuddin berharap, dengan adanya pengawasan yang lebih ketat dan sinergi antara berbagai pihak, masalah tawuran pelajar dapat ditekan secara signifikan.

Hal ini, menurutnya, akan menciptakan suasana yang lebih aman bagi masyarakat, sehingga mereka dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang dan nyaman. 

Ia juga mengingatkan pentingnya peran orangtua dalam membimbing anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam aksi kekerasan, serta peran sekolah dalam memberikan edukasi yang lebih baik tentang bahaya tawuran.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.