Dark/Light Mode

Cegah Bencana Banjir Di Jakarta

BPBD Cs Geser Potensi Hujan Ekstrem Ke Laut

Rabu, 19 Maret 2025 06:50 WIB
Petugas mengangkut garam atau NaCl ke dalam pesawat untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Jakarta. (Foto: Instagram/bpbddkijakarta)
Petugas mengangkut garam atau NaCl ke dalam pesawat untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Jakarta. (Foto: Instagram/bpbddkijakarta)

 Sebelumnya 
Bayu memastikan pilot dan tim teknis dari TNI AU melaku­kan semai dengan penyebaran optimal. “Dengan cara ini, hujan bisa dialihkan dan diturunkan di tempat yang lebih aman, seperti di laut,” imbuhnya.

Bayu menegaskan, air hujan hasil OMC tidak berbahaya bagi lingkungan dan manusia. Penyemaian hanya mengubah proses fisis awan tanpa mempengaruhi sifat kimiawi air hujan. Air hujan hasil OMC sama dengan hujan alami. “Kami juga rutin melaku­kan uji laboratorium untuk memastikan hal ini,” tegasnyam

Bayu menepis kekhawatiran masyarakat mengenai potensi ban­jir rob akibat OMC. Menurutnya, banjir rob lebih dipengaruhi oleh faktor astronomis seperti pasang naik air laut, bukan oleh hujan yang dihasilkan dari penyemaian.

Baca juga : Tim Kanguru Waspadai Kekuatan Skuad Garuda

Tetap Siaga Hadapi Banjir

Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta William Aditya Sarana menghimbau Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tetap siaga menghadapi potensi banjir.

“Pemprov DKI Jakarta sudah tepat memberikan peringatan dini cuaca ekstrem di Jakarta dan wilayah sekitarnya. Sekarang, Pemprov harus tetap bersiap un­tuk menghadapi potensi banjir,” tutur William.

Baca juga : Laga Lanjutan NBA, Lakers Bantai Spurs

Apalagi, lanjutnya, beberapa wilayah tergenang pada musim hujan tahun ini.

William meminta Pemprov DKI melakukan evaluasi dan mitigasi penanganan banjir ta­hun ini. Sehingga, penanganan banjir bisa lebih baik.

Misalnya, kemarin tembok pembatas kali di Kedoya Selatan ketinggiannya sudah kalah dengan permukaan air. “Mungkin kantong-kantong pasir bisa disiapkan untuk menghalau lajunya air untuk sementara waktu,” tuturnya.

Baca juga : Cuekin Isu Nikah Siri

Ia juga meminta agar perang­kat-perangkat terkait seperti BPBD dan Dinas Penanggu­langan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) mening­katkan kesiapsiagaan terhadap situasi dan kondisi yang akan berkembang ke depan.

“Mereka harus siap siaga dalam merespons segala per­mintaan warga untuk mendapat­kan pertolongan,” pungkas­nya. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.