Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Asyik, Kartu Jakarta Pintar Plus Bisa Dipake Akses Gratis Ke Tempat Wisata
Kamis, 20 Maret 2025 14:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyerahkan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus kepada 707.622 siswa Jakarta di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (20/3/2025).
Pramono mengungkapkan, dengan adanya KJP Plus para penerima mendapatkan akses gratis ke berbagai destinasi wisata edukatif di Jakarta, seperti TMII, Ragunan, Ancol, Monas, hingga berbagai museum yang ada di Ibu Kota.
“Saudara-saudara sekalian yang menerima KJP Plus ini kurang lebih 707.622 siswa," ujar Pramono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (20/3/2025).
Menurut Pramono, KJP Plus merupakan bagian dari upaya pemerintah Jakarta untuk memudahkan akses pendidikan bagi anak-anak Jakarta. Program ini memberikan bantuan yang lebih merata, memberi kesempatan kepada setiap anak untuk meraih pendidikan tanpa terkendala biaya.
Baca juga : Warga Jabar Bisa Mudik Gratis Euy, Buruan Daftar Lewat Aplikasi Sapawarga
Ia juga menekankan bahwa selain KJP Plus, pemerintah provinsi (Pemprov) Jakarta memiliki program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) yang diperuntukkan bagi mahasiswa berprestasi. Program ini diharapkan dapat memotivasi penerima KJP Plus untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.
“Saya sangat berharap saudara-saudara sekalian punya kesempatan untuk menjadi sarjana. Sehingga nanti kalau sudah besar, bekerja, dan bisa membantu orang tuanya,” kata Pramono.
Program KJMU juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk mendukung pendidikan tinggi. Dengan program ini, evaluasi terhadap mahasiswa dilakukan berdasarkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), yang akan terus dipantau hingga mereka menyelesaikan studi.
“KJMU yang sekarang tidak setiap tahun dievaluasi. Evaluasi cukup dengan IPK dia sendiri, sampai selesai. Selama IPK-nya memenuhi syarat dan dia bisa lulus, enggak usah. Tanggung jawab pemerintah, tanggung jawab negara adalah menyediakan untuk dia bisa sekolah,” tegasnya.
Baca juga : Danantara Bisa Jadi Juara Tingkat Dunia
Program ini juga berkembang dari tahun ke tahun. Pada 2025, pemerintah Jakarta masih memberikan kesempatan kepada 15.000 mahasiswa melalui KJMU, jumlahnya akan dinaikkan menjadi 20.000 orang.
Dalam kesempatan ini, Pramono juga menyampaikan terima kasih kepada pihak Taman Mini Indonesia Indah yang telah bekerja sama untuk menyediakan fasilitas bagi anak-anak penerima KJP Plus. Walaupun TMII dikelola oleh Kementerian Sekretariat Negara, kerja sama ini bertujuan untuk memberikan fasilitas pendidikan dan rekreasi yang bermanfaat bagi masyarakat Jakarta.
"Saudara-saudara sekalian, secara khusus kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada Taman Mini Indonesia Indah. Yang lain memang di bawah pemerintah Jakarta, seperti Ragunan, Ancol, Monas, Museum, dan sebagainya di bawah pemerintah Jakarta. Kalau Taman Mini Indonesia Indah di bawah kementerian sekretaris negara,” jelas Pramono.
Ia berharap para penerima KJP Plus tidak hanya sukses di bangku sekolah, tetapi juga kelak dapat menjadi generasi penerus bangsa yang dapat membantu keluarga dan masyarakat.
Baca juga : Wamen Investasi: Kehadiran Danantara Langkah Strategis Perkuat Investasi
“Sekali lagi kami ingin mengucapkan selamat kepada anak-anak sekalian yang telah mendapatkan KJP Plus, dan mudah-mudahan ini menjadi penyemangat bagi kalian semua untuk belajar lebih rajin,” tutup Pramono.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya