Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Segera Realisasikan Sekolah Swasta Gratis!
Ribuan Ijazah Pelajar Tertahan Di Sekolah
Kamis, 8 Mei 2025 06:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ribuan ijazah siswa di Jakarta masih tertahan di sekolah. Penyebabnya, mereka belum melunasi biaya pendidikan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diharapkan gencar mensosialisasikan program Pemutihan Ijazah agar masalah itu cepat selesai.
Ijazah sekolah sangat diperlukan untuk melanjutkan pendidikan atau melamar kerja. Karena itu, pada Hari Pendidikan Nasional, Jumat (2/5/2025), Gubernur Jakarta Pramono Anung menyerahkan bantuan pendidikan berupa pemutihan ijazah tahap kedua tahun 2025. Bantuan diberikan kepada 371 siswa di halaman Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat (Jakpus).
Wakil Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Alia Noorayu Laksono meminta Pemprov menggencarkan sosialisasi, agar program Pemutihan Ijazah dapat menyentuh semua warga.
Baca juga : Jennifer Coppen: Justin Hubner Cuma Teman
Selain itu, lanjut Alia, supaya ijazah tertahan tidak terus terulang, program Sekolah Swasta Gratis, perlu segera direalisasikan. “Seharusnya, bukan hanya sekolah negeri yang gratis,” tandasnya, setelah peringatan Hari Pendidikan Nasional.
Apalagi, program Sekolah Gratis sudah disepakati Komisi E DPRD DKI periode 2019-2024 bersama Dinas Pendidikan, dengan menandatangani nota kesepemahaman pada Jumat (23/8/2024). “Jadi, nantinya ada dukungan anggaran,” tandas Alia.
Sebelum sekolah swasta gratis terwujud, Alia mendukung program Pemutihan Ijazah. Karena, dia sering mendengar keluhan warga yang ijazahnya ditahan pihak sekolah. “Setiap saya turun ke daerah pemilihan, selalu ada warga yang belum memegang ijazahnya,” kata Anggota DPRD DKI dari Partai Golkar ini.
Baca juga : Ada Sambal Terong & Tempe, Jemaah Haji Dimanjakan Makanan Nusantara
Alia menyebut, kendala finansial merupakan penyebab utama warga tidak mampu menebus ijazah. Padahal, ijazah merupakan bukti kelulusan sekaligus syarat utama dalam mencari pekerjaan formal.
“Kalau tak bisa cari pekerjaan, mereka tak bisa menghasilkan uang untuk menebus ijazah. Jika tak pegang ijazah, tak bisa cari pekerjaan. Siklusnya terus seperti itu,” urainya.
Untuk menghentikan siklus itu, sekali lagi Alia menegaskan, Pemprov DKI harus mewujudkan program Sekolah Swasta Gratis.
Baca juga : Prabowo: Kita Selalu Dipecah Belah
Menurut Gubernur Jakarta Pramono Anung, pemutihan ijazah merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI supaya tidak ada warga Jakarta yang ijazahnya tertahan karena keterbatasan biaya.
Pram mengatakan, pada tahap pertama, 117 siswa telah menerima bantuan serupa. Tahap pertama program ini, menelan anggaran sekitar Rp 500 juta.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya