Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pramono Ingatkan Penceramah Jangan Ikut-ikutan Pamer Supercar Dan Moge
Rabu, 9 Juli 2025 10:43 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan sambutan dalam acara Wisuda Angkatan ke-31 Lembaga Koordinasi Dakwah Islam (KODI) di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta Pusat, Rabu (9/7/2025).
“Saya ingin mengucapkan selamat kepada para wisudawan. Dan sekaligus, saya dengar dari Ketua KODI, kalau ini wisudanya mundur-mundur tidak pasti karena Pemerintah DKI. Terus saya baru tahu ketika Ketua KODI menghadap saya,” ujar Pramono di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (9/7/2025).
Pramono menyampaikan secara terbuka permintaan maaf atas keterlambatan penyelenggaraan wisuda tahun 2024 yang baru dilaksanakan pada pertengahan 2025.
“Untuk itu secara khusus saya minta maaf kepada para wisudawan semua. Karena baru tahu. Untuk tahun depan kyai, tidak boleh terlambat,” tegasnya.
Baca juga : Kejati Bengkulu Periksa Mantan Kepala Daerah
Dalam sambutannya, Pramono mengingatkan para mubaligh agar tidak terjebak dalam popularitas semata.
“Seringkali godaan terbesar itu ketika kemudian sebagai penyiar agama mendapatkan nama, namanya melambung terlalu tinggi. Ketika namanya melambung terlalu tinggi itulah godaan terbesar,” ungkapnya.
Dia juga mengkritisi ketidaksesuaian antara pesan dakwah dengan gaya hidup para pendakwah tertentu.
"Misalnya dia berceramah berdakwah tentang hidup sederhana tentang moralitas, begitu selesai dakwah sampai rumah dia naik mobil mewah naik moge,” katanya.
Baca juga : Dari Makkah, Prabowo Instruksikan Penyelamatan Korban Kapal Tenggelam
Gubernur menekankan bahwa sebagai pendakwah, penting untuk terus belajar dan memperdalam ilmu agama.
“Yang pertama yang harus saudara lakukan sebagai orang yang akan menjadi syiar agama Islam, maka sudah tidak boleh berhenti belajar tentang agama Islam itu sendiri,” ucapnya.
Dalam acara tersebut, sebanyak 70 dai muda secara resmi dilantik oleh Gubernur DKI Jakarta. Mereka merupakan lulusan tahun 2024 dari KODI DKI Jakarta.
“Hari ini saya hadir di pelantikan Mubaligh KODI yang ke-31 yang diadakan di Balai Kota dan saya terus terang baru tahu sebenarnya ini lulusan tahun 2024,” ungkap Pramono.
Baca juga : Prabowo Ingatkan Jajarannya, Anggaran Harus Efisien & Bebas Korupsi
“Saya berharap kalau nanti lulusan tahun 2025 betul-betul dilantik di tahun 2025 supaya jangan mundur-mundur,” lanjutnya.
Dia juga menambahkan harapannya agar para dai muda tetap menjaga integritas dan terus menjadi bagian penting dalam pembangunan karakter umat di Jakarta.
“Sekali lagi saya ingin memberikan selamat kepada saudara-saudara sekalian, mudah-mudahan sebagai mubaligh saudara-saudara tidak pernah berhenti untuk belajar dalam agama dan sekaligus mengisi ruang keumatan yang ada di Jakarta,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya