Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pram Tenangkan Warga Jakarta
Penularan Penyakit Campak Masih Wajar Dan Terkendali
Jumat, 19 September 2025 06:25 WIB
Sebelumnya
Ani menjelaskan, campak dan rubella memiliki kemiripan. Namun, gejala campak lebih parah. Meski begitu, rubella tidak dapat dianggap enteng. Terutama bagi wanita hamil, pada trimester pertama.
Infeksi ini dapat menyebabkan keguguran, kematian janin, atau Syndrome Rubella Congenital (CRS) pada bayi yang baru lahir. Sindrom ini dapat menyebabkan kelainan bawaan lahir permanen. “Kedua penyakit ini, bisa dicegah dengan imunisasi lengkap,” ujarnya.
Ani menjelaskan, langkah cepat yang diambil jajaran Dinas Kesehatan DKI untuk mencegah penyakit campak, salah satunya melalui respons penanggulangan bernama Outbreak Response Immunization (ORI).
Baca juga : Kasus TPPU Zarof Ricar, Kejagung Sita Aset Rp 35 M
Kalau ada kasus campak, lanjut Ani, tidak boleh dibiarkan, harus direspons. “Jadi, kami hitung ada sekian anak yang diimunisasi, agar kasusnya tidak meluas,” kata Ani dalam sambutannya.
Dia menyampaikan, pelaksanaan ORI difokuskan di wilayah dengan peningkatan kasus campak tertinggi, yakni Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. “Sasaran imunisasi mencakup sekitar 9.000 anak, dengan cakupan yang sudah mencapai 77,22 persen,” terangnya.
Ani menjelaskan, upaya ini harus terus dilakukan, mengingat campak merupakan salah satu penyakit menular dengan tingkat penyebaran yang sangat cepat dan mudah.
Baca juga : Ajax Jadi Korban Inter Yang Terluka
“Virus penyebab campak adalah morbillivirus yang menular melalui udara, percikan batuk, sekresi hidung, atau barang-barang yang terkontaminasi,” ungkap Ani.
Untuk itu, kunci utama pencegahan adalah imunisasi. “Imunisasi ini adalah salah satu tameng yang sangat efektif untuk mencegah penularan campak,” ingatnya.
Selain imunisasi, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) juga menjadi pilar penting. Ani mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, serta membiasakan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum beraktivitas. “PHBS kunci penting pencegahan, tidak hanya campak, tapi juga berbagai penyakit lain,” ujarnya.
Baca juga : MotoGP, Bos Ducati Juluki Marquez Raja Sirkuit
Ani juga mengajak seluruh keluarga dan tokoh masyarakat untuk menjadi garda terdepan dalam mendukung imunisasi campak rubella. Dia berharap, dengan kerja sama yang baik, dapat menjaga anak-anak dan lingkungan Jakarta dari ancaman peningkatan kasus campak pada masa mendatang. [RAA/DRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya