Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bantu Siswa KJP Ke Universitas Negeri, Pramono Gelar Program Try Out SNTB Gratis
Selasa, 21 Oktober 2025 14:27 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meluncurkan Program Try Out bagi siswa kelas XII penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP). Program ini bertujuan untuk membantu siswa dari keluarga kurang mampu mempersiapkan diri menghadapi ujian masuk perguruan tinggi negeri maupun swasta.
“Jakarta Timur memulai dengan ide dan gagasan yang luar biasa. Ini pertama kali program KJP Try Out bagi siswa kelas 12 di Jakarta Timur,” ujar Gubernur Pramono di Kantor Wali Kota Jakarta Timur pada Selasa (21/10/2025).
Menurut Pramono, program ini menciptakan kesempatan yang lebih adil bagi para penerima KJP agar bisa bersaing secara setara dalam seleksi masuk perguruan tinggi.
Baca juga : Pemerintah Terus Benahi Program Makan Gizi Gratis
“Saya meyakini anak-anak penerima KJP ini kalau difasilitasi dengan baik dan diberikan ruang untuk mendapatkan pengetahuan yang lebih, pasti bisa berkompetisi dengan anak-anak lain,” tambahnya.
Program ini mendapat apresiasi karena menggunakan model kolaborasi pendanaan yang melibatkan berbagai pihak. Ia mendorong agar wilayah lain di Jakarta turut mengadopsi pendekatan serupa melalui kerja sama dengan lembaga hingga sektor swasta.
“Program seperti ini tidak boleh berhenti di Jakarta Timur. Saya minta wilayah lain juga melakukan hal serupa. Bisa bekerja sama dengan Baznas, BUMN, BUMD, atau swasta melalui creative financing,” tegasnya.
Baca juga : Bangun Kedekatan Dengan Warga, PAM Jaya Gelar Bazaar Sembako Gratis
Lebih lanjut, Wali Kota Jakarta Timur Munjirin menjelaskan bahwa program try out ini baru memasuki tahap awal dan akan terus diperluas. Saat ini, kegiatan diikuti oleh 472 siswa dari 40 SMA negeri dan direncanakan menjangkau lebih dari 3.000 siswa hingga Februari 2026.
“Kami ingin memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh siswa kelas 12 penerima KJP agar mereka punya pengalaman dan kepercayaan diri yang sama seperti siswa lain saat menghadapi ujian masuk perguruan tinggi,” ungkap Munjirin.
Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, di mana 34 kepala sekolah dan 286 siswa hadir langsung di lokasi peluncuran, sedangkan enam sekolah lainnya mengikuti acara secara daring.
Baca juga : Prabowo Panggil Ara Ke Istana, Percepatan Program Rumah Subsidi Rakyat
“Try out ini akan dilakukan lima periode hingga Februari 2026. Semuanya memanfaatkan fasilitas sekolah masing-masing, seperti lab komputer dan jaringan internet,” kata Munjirin lebih lanjut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya